Gambaran Karakteristik dan Tingkat Depresi Lansia yang Tinggal di UPTD Panti Sosial dan Rehabilitasi Ciparay Kabupaten Bandung Tahun 2020

Zheta Bintang Ilannoor, Yuliana Ratna Wati, Raden Ganang Ibnusantosa

Abstract


Abstract. Depression is a mental health problem that caused by several factors namely gender, age, marriage status, and socio economical factor. In 2019, there are approximately 264 million depressed people in the world. In Indonesia, the number of percentage of depression in the elderly age is 11,6%. Depression in elderly people is one of a serious mental health problem that are likely to be the major cause of death. This study was designed as descriptive observational method with cross sectional survey design. 42 respondent from Regional Technical Implementation Unit of Elderly Social Rehabilitation Institution in Ciparay, Bandung (UPTD Panti Sosial dan Rehabilitasi Lanjut Usia Ciparay in Bandung) september2020  were involved in this study. The findings showed that most of the respondent suffer from a various level of depression namely mild depression (41%), moderate (21%), and serve (5%). The criteria of the depressed respondent are mainly male (64%), 60-75 years old (64%), still having a family relationship (70%), and have been staying for around 1-5 years (67%). A high rate of prevalence need was found, consequently, a further analysis on the high number of prevalence is needed. A high rate of depression prevalence is one of the contributing factors that worsens the quality of life.

Keywords: Depression, elderly, geriatric depression scale, nursing home

Abstrak. Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu jenis kelamin, usia, status perkawinan, dan sosio ekonomi. Pada tahun 2019, hampir 264 juta orang di dunia mengalami depresi. Lansia yang mengalami depresi di Indonesia adalah sebesar 11,6%. Depresi pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang serius yang dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan menggunakan desain rancangan survei cross sectional. Penelitian ini melibatkan 42 responden dari UPTD Panti Sosial dan Rehabilitasi Lanjut Usia Ciparay Kabupaten Bandung. Periode September 2020 data yang dikumpulkan untuk penelitian ini berupa data primer menggunakan kuesioner geriatric depression scale. Hasil pada penelitian ini menunjukkan sebagian besar mengalami depresi ringan (41%), depresi sedang (21%), depresi berat (5%) responden lansia laki-laki (64%), berusia 60-75 tahun (64%), masih memiliki keluarga (64%), dan tinggal selama 1-5 tahun (67%). Prevalensi depresi pada lansia di panti tersebut cukup tinggi sehingga perlu dilakukan analisis yang mendalam mengenai tingginya prevalensi depresi pada lansia. Angka prevalensi depresi pada lansia merupakan hal yang dapat memperburuk kualitas hidup. 

Kata kunci: Depresi, lansia, panti jompo, skala depresi lansia

Keywords


Depresi, lansia, panti jompo, skala depresi lansia

References


DAFTAR PUSTAKA

Sadock, B.J., Sadock, V.A., & Ruiz, P. (2015). Kaplan & Sadock’s Comprehensive Textbook of Psychiatry edisi ke 11. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins

WHO. Mental health [diunduh 19 Desember 2019]. Tersedia dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-of-older-adults

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS).Laporan Nasional 2013, 1–384.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. Profil Lansia Bandung. 2017: 37-1

Shafa, GN., Nurhayati E Indriyanti, RA. (2019). Hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Jompo Kabupaten Karawang Jawa Barat. GMHC. 2014;3(1);13

United Nations. World population ageing 2015. The Population Division of the Department Economic and Social Affairs. 2015;1–32.

Maramis M. Depresi pada lanjut usia, Widya Medika Surabaya. 2014 Apr 1;2(1):39-49

Setiyorini E. Gambaran Karakteristik yang mempengaruhi tingkat depresi lansia di UPTD PSLU Blitar. Ners Midwifery, 2016;3(2):153-63

Livana PH, Susanti Y, Darwati LE, Anggraeni R. Gambaran tingkat depresi lansia. jurnal Keperawatan Pemikiran Ilmiah. 2018;4(4):80-93

Dianavoninina K. Depresi pada remaja gejala dan permasalahan psikogenesis. 2018 Jun;6(1):77-69

Setiati S, Alwi I, W A, Simadibrata M, Setyohudi B, Syam AF, Ari Fahrial. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid III. Jakarta; internaPublishing; 2014.

Putri, SI, Fitriyani, P. Gambaran tingkat depresi lansia yang melakukan senam di Panti Sosial Tresna Werdha di Jakarta. Jurnal Keperawatan Indonesia, 201;19(2):92-9

Maryam, dkk. Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika;2011

Pae Kristina. Perbandingan tingkat depresi lansia yang tinggal di panti werdha dan yang tinggal di rumah bersama keluarga. Lentera. 2017 Mar;5(1):32-21

Nency O. Hubungan antara dukungan keluarga , dukungan petugas Panti Wherda dan hubungan sosial dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Wherda Bina Bhakti Tangerang Tahun 2018;2(2):85-97

Moniung IF, Dundu, AE, Munayang H. Hubungan lama tinggal dengan tingkat depresi pada lanjut usia i Panti Sosial Tresna Werdha ‘Agape’ Tondano. E-CliniC, 2015;3(1):1-6




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26816

Flag Counter