Systematical Review: Pengaruh Olahraga Sepeda terhadap Penurunan Berat Badan Pada Dewasa Muda

Aulia Rahma, Devy Claudia, Nurul Romadhona, Fajar Awalia Yulianto

Abstract


Abstract. Being overweight is a serious health problem in the world because it can lead to metabolic syndrome leading to death. Being overweight can be overcome in various ways with one of them is exercise. Lately cycling has become a much-loved sporting activity in the modern era. The study aims to find out if cycling can affect weight loss in young adults. This research uses systematical review method. Database used, namely Pubmed and ProQuest with keywords "bicycling", "weight loss", "body weight change" and "adult". PICOS in this study are Population (young adult), Intervention (bicycle sports), Outcome (weight loss), Study (Randomized Control Trial and Clinical trial). The number of journals obtained from two databases, namely 79 journals, was then screened until 3 journals were obtained. This journal was taken from 2010‒2020. The results of this study showed two articles from three articles obtained that cycling sports have an effect on weight loss. Cycling duration for 30‒55 minutes with a frequency of three to five times a week with moderate intensity and the control of food intake can lose weight.

Keywords: bicycling, overweight, weight loss

Abstrak. Kelebihan berat badan menjadi masalah kesehatan yang serius di dunia karena hal ini dapat menyebabkan sindrom metabolik hingga mengarah pada kematian. Kelebihan berat badan dapat diatasi dengan berbagai cara dengan salah satunya olahraga. Akhir-akhir ini bersepeda menjadi aktivitas olahraga yang banyak digemari di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah olahraga bersepeda dapat memengaruhi penurunan berat badan pada dewasa muda. Penelitian ini menggunakan metode systematical review. Database yang digunakan, yaitu Pubmed dan ProQuest dengan kata kunci “bicycling”, “weight loss”, “body weight change” dan “adult”. PICOS pada penelitian ini yaitu Populasi (dewasa muda), Intervensi (olahraga sepeda), Outcome (penurunan berat badan), Study (Randomized Control Trial dan Clinical trial). Jumlah jurnal yang didapat dari dua database yaitu 79 jurnal kemudian dilakukan screening hingga didapatkan 3 jurnal. Jurnal ini diambil dari tahun 2010‒2020. Hasil penelitian ini menunjukkan dua artikel dari tiga artikel yang diperoleh bahwa olahraga bersepeda berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Durasi bersepeda selama 30‒55 menit dengan frekuensi tiga sampai lima kali dalam seminggu dengan intensitas sedang dan adanya pengendalian asupan makanan dapat menurunkan berat badan.

Kata kunci: bersepeda, kelebihan berat badan, penurunan berat badan


Keywords


bersepeda, kelebihan berat badan, penurunan berat badan

References


Daftar Pustaka

Witono SK, Nugraha GI, Permana H, Adi S. Profil Massa Lemak dan Lingkar Pinggang Dewasa Obes dan Nonobes di Cirebon. Glob Med Heal Commun. 2018;6(1):7–11.

Septiana P, Irwanto I. Hubungan Durasi Tidur dengan Kejadian Obesitas pada Anak Usia 3–8 Tahun. Glob Med Heal Commun [Internet]. 2018;6(1):63–7. Tersedia dari: https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/gmhc/article/view/26

Sung H, Siegel RL, Torre LA, Pearson‐Stuttard J, Islami F, Fedewa SA, et al. Global patterns in excess body weight and the associated cancer burden. CA Cancer J Clin. 2018;88–112.

Yunitasari AR, Sinaga T, Nurdiani R. Asupan Gizi, Aktivitas Fisik, Pengetahuan Gizi, Status Gizi Dan Kebugaran Jasmani Guru Olahraga Sekolah Dasar [Nutritient Intake, Physical Activity, Nutrition Knowledge, Nutritional Status, and Physical Fitness of Elementary School Sport Teacher]. Media Gizi Indones. 2019;14(2):197.

Engin AB, Engin A. Obesity and Lipotoxicity. 2017;960. Tersedia dari: http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-48382-5

Bessy Sitorus P. Peranan olahraga dalam meningkatkan kesehatan. J Pengabdi Kpd Masy. 2015;21:65–72.

Muwakhidah. Dian Tri H. Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Obesitas pada Remaja. J Kesehat. 2008;1:133–40.

Fen Tih -, Pramono H, Hasianna ST, Naryanto ET, Haryono AG, Rachman O. Efek Konsumsi Air Kelapa (Cocos Nucifera) terhadap Ketahanan Berolahraga Selama Latihan Lari pada Laki-laki Dewasa Bukan Atlet. Glob Med Heal Commun. 2017;5(1):33.

Prasetyo Y. Kesadaran Masyarakat Berolahraga untuk Peningkatan Kesehatan dan Pembangunan Nasional. Medikora [Internet]. 2013;VOL.XI:219–28. Tersedia dari: https://journal.uny.ac.id/index.php/medikora/article/downlo

ad/2819/2344

Dylan Trotsek. Upaya bersepeda sebagai moda transportasi serta gaya hidup baru menjaga kebugaran jasmani. J Chem Inf Model. 2017;110(9):1689–99.

Burns PB, Rohrich RJ, Chung KC. The levels of evidence and their role in evidence-based medicine. Plast Reconstr Surg. 2011;128(1):305–10.

Julian V, Thivel D, Miguet M, Pereira B, Costes F, Coudeyre E, et al. Eccentric cycling is more efficient in reducing fat mass than concentric cycling in adolescents with obesity. Scand J Med Sci Sport. 2019;29(1):4–15.

Bernstein R, Schneider R, Welch W, Dressel A, DeNomie M, Kusch J, et al. Biking for health: Results of a pilot randomized controlled trial examining the impact of a bicycling intervention on lower-income adults. Wis Med J. 2017;116(3):154–60.

Ratajczak M, Skrypnik D, Krutki P, Karolkiewicz J. Effects of an indoor cycling program on cardiometabolic factors in women with obesity vs. Normal body weight. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(23):1–14.

Fedak KM, Bernal A, Capshaw ZA, Gross S. Applying the Bradford Hill criteria in the 21st century : how data integration has changed causal inference in molecular epidemiology. Emerg Themes Epidemiol. 2015;1–9.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26712

Flag Counter