Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Pekerja Wanita di PT Perkebunan Nusantara VIII Panyairan Cianjur

Masella Rahmah Fauziah Solihin, Yoyoh Yusroh, Yuniarti Yuniarti

Abstract



Abstract. Dental and oral diseases are common problems. Knowledge about dental and oral health has important role in supporting the productivity of society.  People must always take care of their teeth and mouth. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of oral health among female workers at PT Perkebunan Nusantara VIII Panyairan Cianjur. The subjects were 56 female workers from 75 people who had met the inclusion and exclusion criterias. The study was a  descriptive observational study with a cross-sectional design. The analysis method used descriptive analysis which is displayed in the form of frequency  distribution and percentage. The research instruments is a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The result of the validity and reliability tests obtained 16 valid and reliable questions. The result showed that the characteristics of the study subjects were mostly >40 years old and the level of knowledge about oral health was in the sufficient category. Regardless of the level of knowledge of oral health, the research subjects had adequate awareness about their own oral hygiene.

Keywords: Female workers, knowledge level, oral health

Abstrak. Penyakit gigi dan mulut merupakan masalah yang paling sering terjadi. Pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang produktivitas masyarakat. Masyarakat harus senantiasa menjaga gigi dan mulutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pekerja wanita di PT Perkebunan Nusantara VIII Panyairan Cianjur. Subjek penelitian adalah pekerja wanita di PT Perkebunan Nusantara VIII Panyairan Cianjur sebanyak 56 orang dari 75 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Rancangan penelitian ini yaitu deskriptif observasional dengan desain penelitian potong lintang. Metode analisis yang digunakan analisis deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil dari uji validitas dan reliabilitas didapatkan sebanyak 16 soal valid dan terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian berusia >40 tahun serta tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut termasuk kategori cukup. Terlepas dari tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, subjek penelitian memiliki kepekaan yang cukup mengenai kebersihan mulutnya sendiri.

Kata Kunci: Kesehatan gigi dan mulut, pekerja wanita, dan tingkat pengetahuan


Keywords


Kesehatan gigi dan mulut, pekerja wanita, dan tingkat pengetahuan

References


Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan; 2009:2.

Badan Pusat Statistik. Pembangunan Manusia Berbasis Gender Provinsi Jawa Timur. 2015:59.

Kesehatan K, Indonesia R. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2011:5.

Dyah Y dan Santik P. Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Menunjang Produktivitas Atlet. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia. 2016;5(2):13–7.

Eddy FNE dan Mutiara H. Peranan Ibu dalam Pemeliharaan Kesehatan Gigi Anak dengan Status Karies Anak Usia Sekolah Dasar. Med J Lampung Univ. 2015;4(8):1–6.

Wawan A dan Dewi M. Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Manusia. Jogjakarta: Nuha Medika; 2011. hlm. 11–8.

Sukarno TD, Mardiningsih, dan Dalmiyatun T. Kontribusi Perusahaan terhadap Pendapatan dan Penyerapan Tenaga Kerja Masyarakat Lokal di Perkebunan Teh PT Rumpun Sari Medini Kabupaten Kendal. 2017. Tersedia dari: https://ojs2.unwahas.ac.id/index.php/Mediagro/article/download/2160/2163.

Pratiwi D. Gigi Sehat Merawat Gigi Sehari-Hari. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara; 2007. hlm. 52–4.

Kusumawardani E. Buruknya Kesehatan Gigi dan Mulut. Bantul: SIKLUS; 2011. hlm. 78–81.

Safitri, Heda M, Bambang S.N, Farid H, Dewi M, dan Julistio TBD. Penerapan Aplikasi Sayang ke Buah Sati (SEHATI) terhadap Pengetahuan Ibu serta Dampak pada Keterampilan Anak tentang Cara Menyikat Gigi. Global Medical and Health Communication. 2018;6(1);68–73.

Misbahul U. Dakwah Perubahan Masyarakat; Qur’anic Perspective. Tersedia dari: https://ejournal.unisnu.ac. id/index.

Adnyani, Putu N dan Artawa MB. Pengaruh Penyakit Gigi dan Mulut terhadap Halitosis. 2016. Tersedia dari: www.poltekkesdenpasar.ac.id/keperawatangigi/wp.

Boy, Hendry dan Khairullah A. Hubungan Karies Gigi dengan Kualitas Hidup Remaja SMA di Kota Jambi. 2019. Tersedia dari: Jurnal Kesehatan Gigi (poltekkes-smg.ac.id).

Santik dan Puspita YD. Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Menunjang Produktivitas Atlet. 2015. Tersedia dari: Media Ilmu Keolahragaan Indonesia (unnes.ac.id).

Suanda dan Wayan I. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dalam Mencegah terjadinya Penyakit Gigi dan Mulut. 2018. Tersedia dari: https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac. id/index.

Senjaya, Arifin A dan Yasa KAT. Hubungan Pengetahuan dengan Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa Kelas VII di SMPN 3 Selemadeg Timur Tabanan Tahun 2018. Tersedia dari: https://ejournal. poltekkes-denpasar.ac.id/index.

Azhari dan Suhardjo. Pengaruh Penyuluhan terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa tentang Kesehatan Gigi dan Mulut yang Dipengaruhi Radiasi. Tersedia dari: jurnal.unpad.ac.id/pkm/article/view/16437/8033.

Fitriyani Y, Roosita K dan Hartati Y. Kondisi Lingkungan, Perilaku Hidup Sehat, dan Status Kesehatan Keluarga Wanita Pemetik Teh. Jurnal Gizi dan Pangan. Juli 2008 3(2): 86–93.

Komen dan Nadapdap HJ. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan Bagian Pemetik Teh di PT Perkebunan Tambi, Unit Perkebunan Tambi, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ekonomi Pertanian. 2019 Des 31;13(7):340–54.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26657

Flag Counter