Gambaran Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 2-60 Bulan di Wilayah Puskesmas Cimahi Selatan pada Tahun 2020

Fariz Akbar Maulana, Hana Sofia Rachman, Widayanti Widayanti

Abstract


Abstract. Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition so that children are shorter for their age. Many factors are risk factors for stunting, including parental education, parental occupation, family economic status, basic immunization, and the number of children in the family. The incidence of stunting in Indonesia, especially in West Java, is still high, so it is necessary to conduct research on the description of risk factors for stunting. The purpose of this study was to describe the risk factors for stunting in children aged 2-60 months in the South Cimahi Health Center in 2020. The method used in this study was descriptive observational. The data collection technique used a cross sectional method using a questionnaire to determine some risk factors for children aged 2-60 months. The number of research subjects was 80 people. The results of the study were 40 men and 40 women, the average age was 29.63 months, most of the fathers were working (98.8%) and most of the mothers did not work (68.8%), most of them had fathers. with a secondary education level (63.75%) and the majority of mothers having an education level are high school (72.5%) and primary school (7.50%), most of them come from very low to medium economic status (86, 25%), most of them did not receive complete basic immunization (62.50%), most of them came from families with 3 or more children (60%). In conclusion, the factors that most influence stunting are economic status and basic immunization.

Key words: Stunting, Toddler, Risk Factor

Abstrak. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya. Banyak faktor yang menjadi faktor risiko stunting, antara lain pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, status ekonomi keluarga, imunisasi dasar, dan jumlah anak dalam keluarga. Angka kejadian stunting di Indonesia khususnya di Jawa Barat masih tinggi, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang gambaran faktor risiko yang stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko stunting pada anak usia 2-60 bulan di wilayah Puskesmas Cimahi Selatan pada tahun 2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat deskriptif observasional. Teknik pengambilan data menggunakan metode cross sectional memakai kuesioner untuk mengetahui beberapa faktor risiko pada anak usia 2-60 bulan. Jumlah subjek penelitian sebanyak 80 orang. Hasil penelitian sebanyak 40 orang laki-laki dan 40 orang perempuan, rata-rata usia 29,63 bulan, sebagian besar ayah yang bekerja (98,8%) dan sebagian besar ibu tidak bekerja (68,8%), sebagian besar memiliki ayah dengan tingkat pendidikan sekolah menengah (63,75%) dan sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan adalah sekolah menegah (72,5%) dan sekolah dasar (7,50%), sebagian besar berasal dari status ekonomi sangat rendah sampai sedang (86,25%), sebagian besar tidak mendapat imunisasi dasar lengkap (62,50%), sebagian besar berasal dari keluarga dengan jumlah anak 3 orang atau lebih (60%). Kesimpulannya, faktor yang paling berpengaruh terhadap stunting yaitu status ekonomi dan imunisasi dasar.

Kata kunci: Balita, Faktor Risiko, Perawakan Pendek


Keywords


Balita, Faktor Risiko, Perawakan Pendek

References


Kusudaryati DPD. Kekurangan asupan besi dan seng sebagai faktor penyebab stunting pada anak. Profesi [Internet]. 2014;10 (September 2013):57–61.

Kemiskinan TN. 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. 2017.

Kemenkes. Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. 2018;

Sutriyawan A, Kurniawati RD, Hanjani R, Rahayu S. Prevalensi Stunting dan Hubungannya dengan Sosial Ekonomi. Jurnal Kesehatan. 2020 Dec 21;11(3):351–5.

Sulastri D. Faktor determinan kejadian stunting pada anak usia sekolah di Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang. Majalah Kedokteran Andalas. 2012 Apr 30;36(1):39–50.

Haskas Y. Gambaran Stunting di Indonesia : Literatur Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis. 2020 May 30;15(2):154–7.

Lestari W, Rezeki SH, Siregar DM, Manggabarani S. Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Sekolah Dasar Negeri 014610 Sei Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Jurnal Dunia Gizi. 2018 Jun 29;1(1):59–64.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26614

Flag Counter