Perbandingan Kejadian Pasien Strok Iskemik dengan Faktor Risiko Diabetes Melitus dan tidak Menderita Diabetes Melitus di Rumah Sakit Al-Ihsan Kabupaten Bandung Periode Tahun 2018

Irfan Imam Sufriadi, Herry Garna, Nurdjaman Nurimaba

Abstract


Abstract. Stroke is a function of brain cells that suddenly stops due to lack of oxygen caused by blockage. Stroke is divided into ischemic stroke and hemorrhagic stroke. Ischemic stroke due to blockage of blood vessels by thrombus and embolism, resulting in ischemia. Stroke can be triggered by several risk factors, including non-modifiable risk factors (age, race, sex, genetics, and previous stroke history) as well as modifiable risk factors (diabetes mellitus, obesity, hypertension, smoking, alcohol, disease). heart disease, dyslipidemia, and other health problems associated with degenerative diseases. Based on these reasons, the purpose of this study is to determine the comparison of the incidence of ischemic stroke patients with diabetes mellitus risk factors with ischemic stroke patients without diabetes mellitus at Al-Ihsan Hospital, Bandung Regency for the period 2018. This cross sectional study with total sampling was conducted in December 2020. Statistical analysis used the chi-square test. There were 493 ischemic stroke patients consisting of 53.5% male and 46.5% female with majority age> 50 years as many as 380 (77.7%). Ischemic stroke patients with risk factors for diabetes mellitus alone were 25 (5.1%) compared to 195 (39.6%) ischemic stroke alone. 76 (15.5%) of ischemic stroke patients were accompanied by diabetes mellitus, hypertension, and heart defects. Ischemic stroke patients with other risk factors (hypertension, heart defects) without diabetes mellitus were 417 (84.6%). Conclusion, the incidence of ischemic stroke patients with diabetes mellitus risk factors alone or stroke patients accompanied by diabetes mellitus, hypertension, and heart defects is smaller than strokes without diabetes mellitus risk factors.

Keywords: Diabetes mellitus, ischemic stroke, risk factor

Abstrak. Strok merupakan beberapa fungsi sel otak mendadak berhenti karena kekurangan oksigen yang disebabkkan oleh sumbatan. Strok terbagi atas strok iskemik dan  strok hemoragik. Strok iskemik karena sumbatan  pada  pembuluh  darah  oleh  trombus dan emboli sehingga terjadi iskemik. Strok dapat dipicu oleh beberapa faktor risiko, antara lain faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi (usia, ras, jenis kelamin, genetik, dan riwayat strok sebelumya) serta faktor risiko yang dapat dimodifikasi (diabetes melitus, obesitas, hipertensi, merokok, alkohol, penyakit jantung, dislipidemia, dan gangguan kesehatan lainnya yang terkait dengan penyakit degeneratif). Berdasar atas alasan tersebut tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan kejadian pasien strok iskemik disertai faktor risiko diabetes melitus dengan pasien strok iskemik tanpa diabetes melitus di Rumah Sakit Al-Ihsan Kabupaten Bandung periode tahun 2018. Penelitian cross sectional dengan total sampling ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Analisis statistik menggunakan uji chi-square.Terdapat 493 pasien strok iskemik terdiri atas 53,5% laki-laki dan 46,5% perempuan dengan usia mayoritas >50 tahun sebanyak 380 (77,7%). Pasien strok iskemik disertai faktor risiko diabetes melitus saja sebanyak 25 (5,1%) dibanding dengan strok iskemik saja sebanyak 195 (39,6%). Pasien strok iskemik disertai dengan diabetes melitus, hipertensi, dan kelainan jantung sebanyak 76 (15,5%). Pasien strok iskemik disertai faktor risiko lain (hipertensi, kelainan jantung) tanpa diabetes melitus sebanyak 417 (84,6%). Kesimpulan, kejadian pasien strok iskemik dengan faktor risiko diabetes melitus saja atau pasien strok disertai dengan diabetes melitus, hipertensi, dan kelainan jantung lebih kecil daripada strok tanpa faktor risiko diabetes melitus.

Kata kunci: Diabetes melitus, faktor risiko, strok iskemik


Keywords


Diabetes melitus, faktor risiko, strok iskemik

References


Christanto R, Mahama CN, Tumboimbela MJ. Profil faktor-faktor risiko pada pasien stroke yang dirawat inap di Irina f Neurologi rsup Prof. Dr. R.D. Kandou Manado periode Januari-Oktober 2012. J e-Clinic. 2014 November;2(3):1−4.

Sacco RL, Kasner SE, Broderick JP, Caplan LR, Culebras A, Michael E, dkk. AHA/ASA Expert Consensus Document an Updated Definition of Stroke for the 21st Century. Stroke. 2013;44(2):2064−89. doi:10.1161

Powers WJ, Rabinstein AA, Ackerson T, Biller J, Ovbiagele B, David L. Guidelines for the early management of patients with acute ischemic stroke: a guideline for healthcare professionals from the Association/American Stroke. Stroke. 2018;49:46–99. doi:10.1161

Venketasubramanian N, Yoon BW, Pandian J, Navarrod JC. Stroke epidemiology in South, East, and South-East Asia. J Stroke. 2017;19(3):286−94.

Greenstein B, Greenstein A. Embryology; development of the spinal cord. Color atlas of neuroscience neuroanatomy and neurophysiology. New York: Thieme Stuttgart; 2000.

Riyadina W, Rahajeng E. Determinant of stroke disease. J Kes Masy Nas. 2013 Februari;7(7):324−9.

Diah Mutiarasari. Ischemic strok: symptoms risk faktor, and prevention. J Ilmiah Kedokt. 2019 Januari;6(1):36−44.

Sri Puguh K, Dewi Irawati, Tutik Sri H. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. J Keperawatan Kebid. 2016;1(1):1−7.

Ramadany AF, Pujarini LA, Candrasari A. Hubungan diabetes melitus dengan kejadian strok iskemik di RSUD Dr Moewardi Surakarta tahun 2010. J Biomedika. 2013 Agustus;5(2):11−5.

Fatimah RN. Diabetes melitus tipe II. J MAJORITY. 2015 Februari;4(5):93−100.

Marlina. Gambaran faktor risiko pada penderita stroke iskemik di RSUP H. Adam Malik Medan tahun 2010. (Skripsi). Medan: Universitas Sumatera Utara;2010.

Tamburian AG, Ratag BT, Nelwan JE. Hubungan antara hipertensi, diabetes melitus, dan hiperkolesterolemia dengan kejadian stroke iskemik. Indones J Public Health Community Med. 2020 Januari;1(1):27−31.

Dinata CA, Safrita Y, Sastri S. Penelitian gambaran faktor risiko dan tipe stroke pada pasien rawat inap di Bagian Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Solok Selatan periode 1 Januari 2010−31 Juni 2012. J Kesehat Andalas. 2013;2(2):57−61.

Goldstein LB, Culebras A, Chaturvedi S, Lawrence J, Lynne T, Thomas A, dkk. Guidelines for the primary prevention of stroke. Stroke. 2011 February;42:518−66. doi: 10.1161

Andersen KK, Andersen ZJ. Age-and gender-specific prevalence of cardiovascular risk factors in 40 102 patients with first-ever ischemic stroke. Stroke. 2010 December;41:2768−74.

Bahrudin M. Model diagnostik stroke berdasarkan gejala klinis. Saintika Med. 2012;6(2):84−8.

Siregar FA. Determinan kejadian stroke pada penderita rawat inap RSUP Haji Adam Malik Medan. (Skripsi). Medan: Universitas Sumatera Utara; 2009.

Khairatunnisa, Sari DM. Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke pada pasien di RSU H. Sahudin Kutacane Kabupaten ACEH Tenggara. J Jumantik. 2017 Mei;2(1):60−8.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26613

Flag Counter