Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Poliklinik Lansia RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat Tahun 2020

Adisya Andanita, Ratna Nurmeliani, Nugraha Sutadipura

Abstract


Abstract. The elderly population is predicted to continue to increase every year. Hypertension is the second highest health problem in the elderly which is characterized by an increase in systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic blood pressure ≥90 mmHg. Based on the causes, hypertension is divided into two, namely primary hypertension, sedentary lifestyle (inactivity), diet, gender, genetic factors and secondary hypertension caused by certain medical conditions or drugs. Diabetes mellitus (DM), hypercholesterolemia, and hyperuricemia are diseases that trigger hypertension. The purpose of this study was to describe the characteristics of hypertensive patients in the Elderly Polyclinic of Al-Ihsan Hospital, West Java Province in 2020. This study used a descriptive method with a cross-sectional study design. The data obtained came from medical records at the Al-Ihsan Regional Hospital, West Java Province with patients diagnosed with hypertension in the January-November 2020 period. The results showed that most of the elderly patients who had hypertension were women as many as 54 people (52.4%), DM 39 people (37.9%),hypercholesterolemia in 31 people (30.1%), and hyperuricemia 23 people (22.3%). In conclusion, hypertensive patients in elderly polyclinics were mostly women, fewer had DM, hypercholesterolemia, and hyperuricemia.

Keywords: DM, elderly, gender, hypertension, hypercholesterolemia, hyperuricemia

Abstrak. Populasi lansia diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya. Hipertensi merupakan masalah kesehatan kedua tertinggi pada lansia yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Berdasarkan penyebab, hipertensi dibagi menjadi dua yaitu hipertensi primer yang disebabkan gaya hidup kurang bergerak (inaktivitas), pola makan, jenis kelamin, faktor genetik dan hipertensi sekunder yang disebabkan kondisi medis tertentu atau obat-obatan. Diabetes Melitus (DM), hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia merupakan salah satu penyakit yang memicu hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien hipertensi di Poliklinik Lansia RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan rancangan penelitian potong lintangData yang didapatkan berasal dari rekam medis di RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat dengan subjek pasien yang didiagnosis hipertensi pada periode Januari-November tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien lansia yang memiliki hipertensi adalah perempuan sebanyak 54 orang (52.4%), DM 39 orang (37.9%), hiperkolesterolemia 31 orang (30.1%), dan hiperurisemia 23 orang (22.3%). Simpulan, pasien hipertensi di poli lansia sebagian besar adalah perempuan, lebih sedikit yang memiliki DM, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia.

Kata kunci: DM, hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, jenis kelamin, lansia


Keywords


DM, hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, jenis kelamin, lansia

References


Kemenkes RI. Situasi dan Analisis Lanjut Usia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016.

Statistik B pusat. Statistik Penduduk Lanjut Usia. Statistik Penduduk Lanjut Usia. 2019.

Kementerian Kesehatan RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lap Riskesdas Nasional 2018. 2018.

Kemenkes. Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian kesehatan RI. Hipertensi. 2014.

World Health Organization. A global brief on Hypertension - World Health Day 2013. World Health Organ. 2013;1–40.

Olin BR, Pharm D. Hypertension : The Silent Killer : Updated JNC-8 Guideline Recommendations. 2018;

Thaha IL, Widya Anggraeni, Dian Sidik. Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri Kabupaten Pangkep. 2016;12(2).

Tsimihodimos V, González-villalpando C, Meigs JB, Ferrannini E. Hypertension and Diabetes Mellitus Copprediction and Time Trajectories. 2017;1–7.

Satoh M, Ohkubo T, Asayama K, Murakami Y, Sakurai M, Nakagawa H, et al. Epidemiology / Population Combined Effect of Blood Pressure and Total Cholesterol Levels on Long-Term Risks of Subtypes of Cardiovascular Death. 2015;517–24.

Mazzali M, Kanbay M, Segal MS, Johnson RJ. Uric Acid and Hypertension. 2010;108–17.

Ulfah NA, Kusnanto H, Danawati CW. Hiperurisemia dan hipertensi di Puskesmas Wates , Kulon Progo. Hyperuricemia and hypertension in Wates primary health care center. 2016;32(5):145–50.

Kusumawaty J, Hidayat N, Ginanjar E. Hubungan Jenis Kelamin dengan Intensitas Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lakbok Kabupaten Ciamis. 2016;16(2):46–51.

Sari GP, Chasani S. Analisis Faktor Risiko Obesitas dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. 2017;4(April).

Horowitz B, Miskulin D, Zager P. Epidemiology of hypertension in CKD. Adv Chronic Kidney Dis 2015;22:88–95.

Rahayu P, Utomo M, Setiawan MR. The Correlation Between The Characteristics Factors , Hypertension and Obesity with The Incidence of Diabetes Mellitus at Dr . H . Soewondo Kendal District Hospital. 2011;(2):26–32.

Yulida S, Nduru S, Maduwu SH. Hubungan kadar kolesterol dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di rsu royal prima medan tahun 2019. 2019;5(2):690–5

Agatha R, Aveonita R, Larasati TA, Nusadewiarti A. Penatalaksanaan Holistik Hipertensi dengan Hiperkolesterolemia pada Pedagang Laki-Laki Lansia Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga. 2016;

Jenkins DJ, Kendall CW, Vuksan V, Vidgen E, Parker T, Faulkner D, et al. Soluble Fiber Intake at a Dose Approved by the US Food and Drug Administration for a claim of health benefits: serum lipid risk factors for cardiovascular disease assessed in a randomized controlled crossover trial. Am J Clin Nutr; 75:834–839.

Lingga L. Bebas Hipertensi Tanpa Obat. Jakarta: Agromedia Pustaka.2012

Nurhamidah, Nofiani S. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Asam Urat Pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015. 2015;1-13

Febriani cherli F, Sutrisno, Santoni I. Hubungan Antara Hiperurisemia Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. 2016;6(2):36–42.

Early F. Analisis Pola Konsumsi dan Pola Aktivitas Kadar Asam Urat Pada Lansia Wanita Peserta Pemberdayaan Lansia di Bogor.FEM IPB;2011.

Lee JJ, Ahn J, Hwang J, Han SW, Lee KN, Kim JB, et al. Relationship between uric acid and blood pressure in different age groups. Clinical Hypertension.2015;1–7.: http://dx.doi.org/10.1186/s40885-015-0022-9

Sun D, Zhou T, Alianza Y, et al. Type 2 diabetes and hypertension. 2019;124:930–7.

Ramdhani R, Respati T, Irasanti SN. Karakteristik dan Gaya Hidup Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Global Medical Health Communication.2013;1.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26573

Flag Counter