Masa Kerja, Sikap Kerja, dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun Akademik 2020/2021

Elsy Ayunidya Varadita, Muhammad Fitriandi Budiman, Nurul Romadhona

Abstract


Abstract. Musculoskeletal disorders (MSDs) are the most common cause of long-term pain and physical disabilities that can affect people worldwide. Factors that can influence the emergence of MSDs complaints are working periods and work attitude. The purpose of this study was to determine the description of working periods, working attitudes, and complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) in the educational staff of the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung in the academic year 2020/2021. This research is a descriptive study with a cross sectional approach. The subjects of this study were 22 educational staff at the Faculty of Medicine, Islamic University of Bandung, taken by total sampling and fulfilling the inclusion criteria. The tools used are in the form of tenure questionnaires, Rapid Entire Body Assessment (REBA) to assess work attitudes and the Nordic Body Map (NBM) to assess MSDs complaints. This research was conducted from November to December 2020. The results showed that the majority of respondents had almost the same working periode, the risk of working attitudes was low and medium (4 people and 18 people), the risk level of MSDs complaints was almost all (21 of 22) low risk. The most MSDs complaints were on the back, waist, and lower neck with the category of mild pain. The most MSDs complaint and is classified as pain is in the waist. An unnatural work attitude that is done repeatedly and for a long time will cause musculoskeletal complaints.

Keywords: Musculoskeletal disorders (MSDs) complaints, working period, working attitude

Abstrak. Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan penyebab paling banyak nyeri jangka panjang serta cacat fisik yang dapat dialami banyak orang di seluruh dunia. Faktor yang dapat memengaruhi timbul keluhan MSDs adalah masa kerja dan sikap kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran masa kerja, sikap kerja, dan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung tahun akademik 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah 22 orang tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung yang diambil dengan total sampling dan memenuhi kriteria inklusi. Tools yang digunakan berupa kuesioner masa kerja, Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai sikap kerja dan Nordic Body Map (NBM) untuk menilai keluhan MSDs. Penelitian ini dilakukan pada bulan November hingga Desember 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki masa kerja hampir sama, risiko sikap kerja rendah dan sedang (4 orang dan 18 orang), tingkat risiko keluhan MSDs hampir semua (21 dari 22) risiko rendah. Keluhan MSDs terbanyak adalah pada bagian punggung, pinggang, dan leher bawah dengan kategori agak sakit. Keluhan MSDs yang terbanyak dan tergolong nyeri adalah pada bagian pinggang. Sikap kerja tidak alamiah yang dilakukan berulang dan dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan keluhan muskuloskeletal.

Kata kunci: Keluhan musculoskeletal disorders (MSDs), masa kerja, sikap kerja


Keywords


Keluhan musculoskeletal disorders (MSDs), masa kerja, sikap kerja

References


Koesyanto, Herry. Masa kerja dan sikap kerja duduk terhadap nyeri punggung. jurnal Kesmas. 2013;9(1):9–14.

Sekaaram V, Ani LS. Prevalensi musculoskeletal disorders (MSDs) pada pengemudi angkutan umum di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung-Bali. Intisari Sains Medis. 2017;8(2):118–24. Doi:10.1556/Ism.V8i2.125

Busyairi M, Tosongku L, Oktaviani A. Pengaruh keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. jurnal Ilmiah Teknik Industri. 2014 Desember;13(2):112–24.

Sari EN, Handayani L, Saufi A. Hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja laundry. J Kedokt Kesehat. 2017;13(2):183.

Aweto HA, Tella BA, Johnson OY. Prevalence of work-related musculoskeletal disorders among hairdressers. Int J Occupational Med Environmental Health. 2015;28(3):545–55 2015;28(3):545–55.

Tarwaka. Ergonomi industri dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Edisi II Revisi. Surakarta: Harapan Pres; 2015.7.

Hardianto, Trisnawati E, Rossa I. Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada karyawan Bank X. Jumantik. 2015;2(2). Doi:Http://Dx.Doi.Org/10.29406/Jjum.V2i2.328.

Ramdan IM, Laksmono TB. Determinan keluhan muskuloskeletal pada tenaga kerja wanita. J Kesehat Masy Nas. 2012 Nov;7(4):169–72.

Anjanny A, Ferusgel A, Siregar DMS. Musculoskeletal disorder computer users at the Central Statistics Agency Of Sumatera Utara Province. J Kesehat Glob. 2019 Jan;2(1):47–53.

T Tiara D, Purba IG, Lestari M. Faktor risiko keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada aktivitas pengangkutan beras di PT Buyung Poetra Pangan. Ilmu Kesehat Masy. 2017;8(2):125-34.

MAM Icsal, Sabilu Y, Pratiwi AD. Faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada penjahit wilayah Pasar Panjang Kota Kendari tahun 2016. J Ilm Mhs Kesehat Masy Unsyiah. 2016;1(2):1–8.

Septiavina FS, Tresnasari C, Wati YR. Gambaran risiko gangguan muskuloskeletal menurut REBA pada pekerja konveksi PT X di Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur Tahun 2019. JIKS. 2019 Juni:348–53.

Meilani F, Asnifatima A, Fatimah DA. Faktor-faktor risiko yang mempengaruhi keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja operator sewing di PT Dasan Pan Fasific Indonesia tahun 2018. jurnal Mahasiswa Kesehat Masy. 2018;1(1):62–8.

Sigar GAJ, Suoth LF, Rattu MJA. Hubungan antara posisi kerja duduk dan indeks massa tubuh dengan keluhan musuloskeletal pada karyawan di Bank Sulutgo Cabang Utama Manado. jurnal Kesmas. 2019 Nov;8(7):380–7.

Putri AA, Yulianti AB, Ismawati. Hubungan antara posisi kerja dan keluhan muskuloskeletal pada penjahit pabrik garmen di Kota Cimahi. JIKS. 2020;2(2):118–21. Online submission: http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/jiks. DOI:https://doi.org/10.29313/jiks.v2i2.5652

Male IY, Kandou GD, Suoth LF. Hubungan antara lama kerja dan sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja lapangan di Proyek Jalan Tol Manado – Bitung tahun 2018. jurnal Kesmas. 2018;7(5).

Rayyani L, Yuniarti, Caecielia, Fitriyana S, Budiman. Gambaran postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pegawai tata laksana Di Universitas Islam Bandung. JIKS. 2019;2(1):6–12.

Pantoiyo IW, Pinontoan O, Josephus J. Gambaran lama kerja, sikap kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pengguna personal computer di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado. J Media Kesehat. 2016;8(2):1–8.

Lubis SRH. Analisis faktor risiko ergonomi terhadap keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada teller Bank. J Ilmu Kesehat Masy. 2018;7(02):63–73.

Situmorang CK, Widjasena B, Wahyuni I. Hubungan antara durasi dan postur tubuh penggunaan komputer terhadap keluhan neck pain pada tenaga kependidikan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. J Kesehat Masy. 2020;8(5):672–8.

Calik BB, Yagci N, Oztop M, Caglar D. Effects of risk factors related to computer use on musculoskeletal pain in office workers. Int J Occupat Safety Ergonomics.2020 May 6;3548.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.26498

Flag Counter