Hubungan Lama Duduk dan Masa Kerja dengan Low Back Pain di PT Sun Chang Kota Banjar pada Tahun 2020

Firman Syahputra Wardoyo, Satryo Wadopo, R. Kince Sakinah

Abstract


Abstract. Low back pain sufferers in Indonesia are suffered by workers who do physical work. Back pain can occur in various work situations, such as sitting for long periods of sitting and working periods. The purpose of this study was to determine the prevalence of low back pain, the relationship between the length of sitting and the incidence of low back pain and the relationship between work time and the incidence of low back pain in PT. Sun Chang Banjar City. This research is a descriptive analytic study. Data obtained from primary data and secondary data from medical records as much as using purposive sampling method. The results showed that respondents who experienced low back pain were 18 people (37.5%), with a percentage of more than 2 hours as many as 16 people (44.4%) and sitting for less than 2 hours as many as 2 people (16.7%). There were 16 respondents (48.5%) with a working period of more than 5 years and as many as 2 people (13.3%) with a working period of less than 5 years. The results of statistical analysis showed that there was a relationship between length of sitting and Low back pain with a value (p> 0.05) and there was a relationship between length of service and Low back pain (p = 0.02). The conclusion of this study is that there is a relationship between tenure and the incidence of LBP complaints on employees of PT Sun Chang Banjar.

Keywords: Length of sitting, low back pain, tenure

Abstrak. Penderita Low back pain di Indonesia diderita oleh pekerja yang melakukan pekerjaan fisik. Nyeri punggung tersebut dapat terjadi pada berbagai situasi kerja, seperti duduk lama duduk dan masa kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prevalensi low back pain, hubungan lama duduk dengan kejadian low back pain dan hubungan masa kerja dengan kejadian low back pain di PT. Sun Chang Kota Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder dari rekam medik sebanyak dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengalami Low back pain sebanyak 18 orang (37,5%), dengan persentase lebih dari 2 jam sebanyak 16 orang (44,4%) dan duduk kurang dari 2 jam sebanyak 2 orang (16,7%).  Responden sebanyak 16 orang (48,5%) dengan masa kerja lebih sama 5 tahun dan sebanyak 2 orang (13,3%) masa kerja kurang dari 5 tahun. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara lama duduk dengan Low back pain dengan nilai (p>0,05) dan terdapat hubungan masa kerja dengan Low back pain (p=0,02). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara masa kerja dengan kejadian keluhan LBP pada pegawai PT Sun Chang Banjar.

Kata kunci : Lama duduk, Low back pain, masa kerja


Keywords


Lama duduk, Low back pain, masa kerja

References


Munir S. Analisis Nyeri Punggung Bawah Pekerja Bagian Final Packing dan Part Supply di PT.X Tahun 2012 [Tesis]. Jakarta: Universitas Indonesia, 2012.

Putri, A. S., Saftarina, F., Wintoko, R. (2014). Hubungan Masa Kerja dan Posisi Kerja dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Pekerja Pembersih Kulit Bawang di Unit Dagang (UD) Bawang Lanang Kelurahan Iringmulyo Kota Metro. Jurnal kedokteran unila Lampung.

Hills, E. C. (2010). Mechanical low back pain. ttp://emedicine.medscape.com/

Theodora, K., Dimosthenis, Z., Michael, K.,Athanasios, K., & Evaggelos, S.(2010). Looking into the factors affecting low back pain incidents in general hospital nurses: a questionnaire research. Hellenic JNursing Sci, 36–42.

Patrianingrum, M., Oktaliansah, E., & Surahman, E. (2015). Prevalensi dan faktor resiko nyeri punggung bawah di lingkungan kerja Anastesiologi Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin bandung. Jurnal Anastesi Perioperatif, 3 (1): 47-56

AOA. (2013. AOA clinical practice guidelines for osteopathic manipulation treatment (OMT) for patients with low back pain. http://www.osteopathic.org/.

Subiantoro, A. (2005). Hubungan teknik mengangkat beban dengan keluhan nyeri pinggang pada pekerja pengangkut barang di Jalan Beteng Semarang tahun 2005

Rosdahl, C, B., & Kowalski, M, I. (2015). Textbook of basic nursing Philadelphia: Wolters Kluwer.

Wulandari RA, Maja PS, Khosama H. Gambaran faktor yang mempengaruhi nyeri punggung bawah pada buruh kapal. eCliniC. 2014;

Huldani. Nyeri Punggung [Refarat]. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat, 2012.

Dyah RW, Natalia D. Nyeri Punggung pada Operator Komputer Akibat Posisi dan Lama Duduk. MKB. 2010;42:124.

Putri AS. Hubungan Masa Kerja dan Posisi Kerja dengan Kejadian Low Back Pain Pada Pekerja Pembersih Kulit Bawang di Unit Dagang (UD) Bawang Lanang Kelurahan Iringmulyo Kota Metro, 2014.

Nekada, C. D. Y. (2011). Correlation between Knowledge Levels on Body Postures and Spinal Pain Incidences in Nursing Students of Respati Yogyakarta University. Journal. Respati

Fatimah T. Faktor yang berhubungan dengan nyeri punggung bawah pada karyawan bagian penjahitan PT. Intigarmindo Persada Jakarta. 2010. [cited 2014 Sep 23]

Lia Dheka Arwinno 2018 Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Penjahit Garmen Higeia Journal Of Public Health Research And Development

Hoy D, Brooks P, Blyth F, Buchbinder R. The Epidemiology of Low Back Pain. Best Practice & Research Clinical Rheumatology. 2010;24:77.

Remon, Utami, G. T., & Dewi, A. P. (2015). Hubungan antara posisi tubuh saat bekerja terhadap kejadian LBP pada petani sawit. JOM PSIK UNRI, 2 (2): 1396-1401.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v7i1.25935

Flag Counter