Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Pekerja PT Danbi International Kabupaten Garut tentang KADARZI terhadap Status Gizi Balita

Hilsa Alifia Az-zahra, Hery Garna, Yani Dewi Suryani

Abstract


Abstract. Malnutrition is a condition that includes deficiency of nutrition (wasting, stunting, and underweight), inadequate vitamins or minerals, overweight and results in non-communicable disease related to diet. The prevalence problems about childhood nutritional status in national is still quite high (39,2%). One of the government programs that includes balanced nutrition and aims to reduce the prevalnce of malnutrition is to maket he whole family become Keluarga Sadar Gizi (KADARZI). The purpose of this study was to determine the correlation between the level of knowledge and behavior of factory worker mother in PT Danbi International Kabupaten Garut. The study had been conducted from March to December in 2018, with sample size of 59 people was obtained. The design of the research was an observational analytical study with cross sectional approach. Knowledge and behavior of factory worker mother in PT Danbi International about KADARZI were measured using questionaires while childhood nutritional measured based on BB/TB by WCGS z-score. Data analysis used the normal distribution test chi square. There is a significant correlation between mothers knowledge and childhood nutritional status (p=0,043) and there was a significant correlation between mothers behavior with childhood nutritional status (p=0,039) in factory worker mothers of PT Danbi International in Garut Regency. The most related factors betwen knowledge, behavior and characteristics of childhool nutritional status was knowledge (OR=4,23). There was a correlation between knowledge and behavior abot KADARZI with childhood nutritional status in factory worker mothers of PT Danbi International in Garut Regency.

Keywords: behavior, childhood nutritional status, KADARZI

 

Abstrak. Malnutrisi merupakan keadaan yang termasuk ke dalam kekurangan gizi, inadekuat vitamin/mineral, overweight dan mengakibatkan PTM yang berhubungan dengan diet. Salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi gizi kurang yaitu dengan menjadikan seluruh keluarga menjadi Keluarga Sadar Gizi (KADARZI). Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku ibu pekerja pabrik PT Danbi International tentang Kadarzi terhadap status gizi balita. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Desember tahun 2018 dengan sampel sebesar 59 orang. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengetahuan dan perilaku KADARZI diukur dengan kuesioner sedangkan status gizi balita berdasar atas BB/TB dinilai z-score. Analisis data menggunakan uji chi square. Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dan status gizi balita (p=0,043). Terdapat hubungan bermakna antara perilaku ibu dengan status gizi balita (p=0,039) pada ibu pekerja pabrik PT Danbi International di Kabupaten Garut. Faktor yang paling berhubungan antara pengetahuan, perilaku dan karakteristik terhadap status gizi balita adalah pengetahuan (OR=4,23). Terdapat hubungan pengetahuan dan perilaku KADARZI dengan status gizi balita pada ibu pekerja PT Danbi International di Kabupaten Garut.

 

Kata kunci:  KADARZI, pengetahuan, perilaku, status gizi balita.


Keywords


Kadarzi, pengetahuan, perilaku, status gizi balita.

Full Text:

PDF

References


World Health Organization. Malnutrion [Internet]. 2017 [diunduh 17 Desember 2017]. Tersedia dari: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/malnutrition/en/

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 [Internet]. 2013 [diunduh 17 Desember 2017]. Laporan Nasional 2013. Tersedia dari:http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil Riskesdas 2013.pdf

Kemenkes RI. Situasi dan analisis gizi. Jakarta:Kemenkes RI;2015.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Profil kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2012. Bandung: Dinkes Provinsi Jawa Barat; 2012.

Aryastami NK, Prahastuti BS, Budisuari MA. Analisis situasi dan upaya perbaikan gizi balita di tingkat kabupaten: studi kasus Kabupaten Garut tahun 2008. Bul Penelit Sist Kesehat. 2012;15:8.

Kemenkes RI. Rencana strategis Kementrian Kesehatan RI tahun 2015-2019. Jakarta; Kemenkes RI;2018.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat, Direktorat Bina Gizi Masyarakat. Pedoman strategi KIE keluarga sadar gizi (Kadarzi). Jakarta; Depkes RI; 2007.

Departemen Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 747/Menkes/SK/VI/2007 tentang Pedoman Operasional Keluarga Sadar Gizi di Desa Siaga. Jakarta: Depkes RI; 20079. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat dalam angka. Bandung;Badan Pusat StatistikProvinsi Jawa Barat; 2014.

Destiana W. 70 Persen buruh pabrik di Sukabumi wanita [Internet]. Republika. 2015 [diunduh 3 Januari 2017]. Tersedia dari: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/pemprov-jabar/15/05/03/nnr61q-70-persen-buruh-pabrik-di-sukabumi-wanita.

Miller DP, Han WJ. Maternal nonstandard work schedules and adolescent overweight [Internet]. Pubmed. 2008: 1495–502 [diunduh 25 Desember 2017]. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18556610

Vaida N. Impact of maternal occupation on health and nutritional status of preschoolers. IOSR J. 2013;7(1):9–12.

Hawkins SS, T.J. Cole, C. L. The impact of maternal employment on breast-feeding duration in the UK Millennium Cohort Study. Pubmed [Internet]. 2007;1 [diunduh 25 Desember 2017]. Tersedia dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17381907.

Wawan A, Dewi M. Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika; 2010.

Mubarak IW. Promosi kesehatan untuk kebidanan. Jakarta: Salemba Medika; 2011.

Mubarak IW. Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Salemba Medika; 2012.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan reproduksi. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Noorkasiani, Heryati, Ismail R. Sosiologi keperawatan. I. Jakarta: ECG; 2009.

Sutomo B, Anggraini DY. Makanan sehat pendamping ASI. Jakarta: PT Agromedia Pustaka; 2010.

Sandjaja , Atmarita. Kamus gizi pelengkap kesehatan keluarga. Jakarta : PT Kompas Media Nusantara; 2009.

Marmi. Gizi dalam kesehatan reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Belajar; 2013.

R Upadhyay, KD Tripathi. How can we assess the nutritional status of an individual [Internet]. Journal of Nutrition and Food Sciences. 2017 [diunduh 22 Februari 2018].Tersedia dari: https://www.omicsonline.org/open-access/how-can-we-assess-the-nutritional-status-of-an-individual-2155-9600-1000640-94859.html

Hare S. Factors that affect the nutritional requirements of an Individual. 2017;1–3.

Kliegman RM. Nelson Textbook of Pediatric. In: 20th ed. ELSEVIER; 2016. p. 286.

Menkes RI. Klasifikasi status gizi anak balita. Jabar; 2012.

Harjatmo T., Par'i H.M., Wiyono S. Penilaian status gizi. Kemenkes RI; 2017.

Achmad S. Ilmu gizi. In: Rakyat D, editor. Jakarta; 2010.

Masrizal. Anemia defisiensi besi. J Kesehat Masy. 2007;II(1):140–5.

Pramono LA. Gangguan Akibat Kekurangan Iodium di Indonesia: Tinjauan Epidemiologis dan Kebijakan Kesehatan. J Kesehat Masy Nas. 2009;4(2):71–7.

Supariasa. Penilaian status gizi. Jakarta: EGC; 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v0i0.14593

Flag Counter