Hubungan Angka Kejadian Scabies dengan Modul Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Pesantren Kota Bandung pada Bulan Mei-Desember Tahun 2018

Siti Ramdiani Shafia Putri, Yani Triyani, Indrianto Indrianto

Abstract


AbstractThe incidence of scabies is still very high, especially in boarding schools, it is influenced by several factors, one of them is the educating factor of whether or not the modules or teaching materials provided daily. This research aims to find out whether there is a relationship between the incidence of scabies and the presence of clean and healthy behavioral modules (PHBS) in Islamic boarding schools in Bandung. This research was conducted in May-December 2018 in 18 Islamic boarding schools in the city of Bandung. The design of this study was cross sectional with Chi square analysis. The data were obtained from the results of examinations by general practitioners to determine the incidence of scabies and filling out questionnaires to find out knowledge about clean and healthy lifestyle (PHBS) with each Islamic boarding school of 30 santri as the minimum sample of each pesantren. The incidence of scabies in each pesantren was found to be very varied with the lowest incidence of 10% and the highest incidence of 88%. With an average incidence of scabies in 18 pesantren there were 248 people (44%). Of the 18 pesantren visited there were no module phbs, but the level of knowledge of most santri was good. It is recommended to the pesantren to make improvements and improvements to clean and healthy life behavior (PHBS) and familiarize santri in pesantren to conduct clean and healthy lifestyle (PHBS) in order to avoid infectious diseases such as scabies. Conclusion there is no correlation between the incidence of scabies and knowledge of clean and healthy behavior (PHBS) (P = 0.323).

 

Keywords: Clean and healthy behavior, Scabies, Islamic boarding


Abstrak. Angka kejadian skabies masih sangat tinggi, terutama di pesantren, hal itu di pengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor pendiddikan ada atau tidaknya modul atau bahan ajar yang di berikan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara angka kejadian skabies dengan keberadaan modul perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di pesantren kota Bandung. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Desember 2018 di 18 pesantren di kota Bandung. Desain penelitian ini cross sectional dengan analisis chi square. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan oleh dokter umum untuk mengetahui kejadian skabies dan pengisian kuesioner untuk mengetahui pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan masing masing pesantren  30 santri sebagai sample minimal dari tiap pesantren. Angka kejadian skabies tiap pesantren ditemukan sangat bervariasi  dengan kejadian terendah 10% dan kejadian tertinggi 88%, Dengan rata-rata angka kejadian skabies di 18 pesantren terdapat 248 orang (44%). Dari 18 pesantren yang di kunjungi tidak terdapat modul PHBS, namun tingkat pengetahuan sebagian besar santri adalah baik. Disarankan pada pihak pesantren agar melakukan perbaikan dan peningkatan terhadap perilaku hidup bersih daan sehat (PHBS) dan membiasakan santri di pesantren untuk melakukan perilaku hidup bersih  dan sehat (PHBS) supaya terhindar dari penyakit-penyakit menular seperti skabies. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara angka kejadian skabies dengan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) (p=0,323).

Kata Kunci: Perilaku hidup bersih dan sehat, Skabies, Pesantren.

 

 


Keywords


Perilaku hidup bersih dan sehat, Skabies, Pesantren.

Full Text:

PDF

References


Tansil Tan S, Angelina J. 2017. "Skabies: Terapi Berdasarkan Siklus Hidup." Counting Medical Education. Vol.44. No.7.

Tanjung S. 2010. "Perawatan Kebersihan Diri dan Kejadian Scabies." Available from: http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/20352/4/Chapter II.pdf

Rorimpandey H, Rattu A J M, Tumuraang M N. 2015. "Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa di Smp Negeri 2 Tompaso." Jurnal Tumao Tou. Vol.1. No.2

Hasna Ibadurrahmi, Silvia Veronica, Nunuk N. 2016. "Fakta Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Penyakit Skabies Pada Santri di Pondok Pesantren Qontrun Nada Cipayung Depok Februari Tahun 2016." Jurnal Profesi Medika ISSN. Vol.10. No.1.

Ikhwanudin A. 2013. "Prilaku Kesehatan Santri." Jurnal Universitas Airlangga.

Hidayah Rizki. 2017. "Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren Al-Hikmah Karang Mojo GunungKidul Yogyakarta." Available from: .http://digilib.unisayogya.ac.id/3907/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf

Azizzah U. 2012. "Hubungan Antara Pengetahuan Santri Tentang PHBS dan Peran Ustad Dalam Mencegah Penyakit Skabies." Skripsi. BPKIP Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.

Nur Rohmawati. 2010. "Hubungan Antara Faktor Pengetahuan dan Perilaku dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta." Elektronic Theses and Desertations. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Vol.6. No.3. Hlm.1-32

Nurhajati Nunun. 2015. "Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat Desa Samir Dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat." Available from : http://jurnal-unita.org/index.php/publiciana/article/download/43/39

Ati S, Nurdien, Kistanto, Taufik A. 2015. "Pengantar Konsep Informasi, Data, dan Pengetahuan. Available from: http://repository.ut.ac.id/4042/1/ASIP4204-M1.pdf

Angger Nurwijaya Kusuma. 2014. "Perbandingan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Santri Mukim Pada Pondok Pesantren Modern dan Pondok Pesantren Salafi." Skripsi Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah.

Sutejo I R, Rosyidi V A, Zaelany A I. 2017. "Prevalensi, Karakteristik dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Penyakit Skabies di Pesantren Nurul Qarnain Kabupaten Jember." e.journal. Vol.5. No.1. Hlm.4-30.

Masruroh, Azifa,Widaryati. 2014. "Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat ( PHBS ) Dengan Kejadian Skabies Pada Santriwati Pondok Pesantren Mlangi Nogotirto Sleman." Skripi Theses. Stikes Aisyiyah Yogyakarta.

Rinawati K, Rahmi K G , Ira S. 2015. "Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene dengan Kejadian Scabies Pada Santri di Pondok Pesantren Darul Ulum PIQ Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman Tahun 2015." e.journal. Vol.7. No.2. Hlm.7-51.

Faruq N. 2016. "Hubungan Antara Penyakit Skabies Dengan Tingkat Kualitas Hidup Santri di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta." Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Muhamaddiyah Surakarta.

Departemen Kesehatan. 2007. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2007. Jakarta: Depkes.

Notoatmojo S. 2013. "Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni." Jakarta: Rineka Cipta. Hlm: 66-135.

Departemen Kesehatan. 2012. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2012. Jakarta: Depkes.

Muhammad Taufiq M N. 2013. "Gambaran Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat Di Kelurahan Parangloe Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar." Available from: repository.unhas.ac.id http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/5950/Jurnal%20MKMI%20Muh.%20Taufik.pdf.

Noni Febriza, Usman M. 2015. "Pengaruh Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), Pendapatan Dan Sanitasi Terhadap Kejadian Diare Di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai Pesisir Pekanbaru." Jurnal Ilmu Lingkungan. Vol.9. No.1. Hlm 12-22.

Dyah Aji Jaya Hidayat. 2009. "Perbedaan Penyesuaian Diri Santri di Pondok Pesantren Tradisional dan Modern." Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Muhamaddiyah Surakarta.

Pritaningrum M. 2013. "Penyesuaian Diri Remaja yang Tinggal di Pondok Pesantren Modern Nurul Izzah Gresik Pada Tahun Pertama." Jurnal Unair. Vol.2. No.3.

Panahi Y, Poursaleh Z, Goldust M. 2015 " The efficacy of topical and oral ivermectin in the treatment of human scabies." Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25911032

Norgan AP, Pritt BS. 2018. "Parasitic Infections of the Skin and Subcutaneous Tissues." Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29351090

Espinosa J, Ráez-Bravo A, López-Olvera JR, Pérez JM, Lavín S, Tvarijonaviciute A, et al. 2017. "Histopathology, microbiology and the inflammatory process associated with Sarcoptes scabiei infection in the Iberian ibex, Capra pyrenaica. Parasites and Vectors." Journal of Biomedical Science. Vol.10. No.1. p:1–11.

Banerji A. Scabies. Paediatr Child Health. 2015;20(7):395–402.

Shen N, He R, Liang Y, Xu J, He M, Ren Y, et al. 2017 "Expression and characterisation of a Sarcoptes scabiei protein tyrosine kinase as a potential antigen for scabies diagnosis." Available from: http://dx.doi.org/10.1038/s41598-017-10326-w

Karthikeyan K. 2009. "Crusted scabies. Indian J Dermatol Venereol Leprol." Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19584457

Harris J, Nathoo R, Vincek V. 2017. "Scabies Associated with Granulomatous Dermatitis. Case Rep Dermatol. p:60–4.

Park JH, Kim CW, Kim SS. 2012. "The diagnostic accuracy of dermoscopy for scabies." Ann Dermatol. Vol.24. No.2. p: 9-194.

Andrews RM, McCarthy J, Carapetis JR, Currie BJ. 2009. "Skin Disorders, Including Pyoderma, Scabies, and Tinea Infections." Pediatr Clin North Am. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.pcl.2009.09.002

Wibowo, Haryoko M. 2015. "Hubungan Mutu PHBS Dengan Kejadian Skabies Santri Mukim di Pondok Pesantren Al-Ittihad Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang." Skripsi Theses. Fakultas Ilmu Kesehastan. Universitas Muhammadiyah Malang .

Suci Chairiya. 2013. "Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pendidikan Islam Darul Ulum, Palarik Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah Padang Tahun 2013." Jurnal Kesehatan Andalas. Vol.2. No.3.




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran.v0i0.14591

Flag Counter