Tingkat Pengetahuan Dosen Tetap Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tentang Jaminan Kesehatan Nasional dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Tahun 2015

Rizki Utami Puteri, Eka Nurhayati, Dicky Santosa

Abstract


Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tujuannya untuk melindungi penduduk Indonesia dalam sistem asuransi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebagai pelaksana JKN belum masif melakukan sosialisasi. Sosialisasi program JKN bukan tanggung jawab Kementrian Kesehatan dan BPJS saja, melainkan semua komponen bangsa, termasuk Perguruan Tinggi yaitu dosen-dosen di perguruan tinggi, salah satunya adalah dosen
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dosen FK Unisba tentang JKN dan BPJS. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross–sectional. Populasi penelitian ini adalah dosen tetap FK Unisba sebanyak 36 responden, data diambil pada bulan Maret sampai
Juni di FK Unisba. Teknik pengambilan data dengan cara mengisi kuesioer, dan hasilnya dinilai dengan sistem skoring. Hasil penelitian ini didapatkan tingkat pengetahuan JKN baik sebanyak 21 (58,33%) orang, cukup 8 (22,22%) orang, kurang 7 (19,45%) orang dan tingkat pengetahuan BPJS baik sebanyak 24 (66,67%) orang, cukup 8 (22,22%) orang, kurang 4 (11,11%) orang. Tingkat pengetahuan yang baik didukung oleh tingkat pendidikan, dalam penelitian ini didominasi oleh S1 dan S2. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan tingkat pengetahuan dosen FK mengenai JKN dan BPJS sudah baik.
Kata Kunci : BPJS Kesehatan, Dosen, JKN, Pengetahuan

Keywords


BPJS Kesehatan, Dosen, JKN, Pengetahuan

References


Soekidjo N. Promosi kesehatan teori dan aplikasi. 2010th ed. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

UUD 1945.

Menteri Kesehatan Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta; 2014.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta; 2009.

Menteri Kesehatan Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakara; 2009.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta

Universitas Gajah Mada. Banyak Masyarakat Belum Pahami JKN, Kemenkes Benahi Sosialiasi [Internet]. 2014. [diunduh 29 November 2014]. Tersedia dari: file://Universitas Gadjah

"

Mada Banyak Masyarakat Belum Pahami JKN, Kemenkes Benahi

Sosialiasi.htm

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Sosialisasi JKN Belum Masif [Internet]. 2014. [diunduh 29 November 2014]. Tersedia dari: http://www.dpr.go.id/berita/detail/id/7418

Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan

.Sosialisasi Yang Kurang Hambat Pelayanan Terhadap Pasien BPJS [Internet]. [diunduh 2 Januari 2015]. Tersedia dari: http://www.kpmak-ugm.org/news/bpjs-update/672-sosialisasi-yang-kurang-hambat-pelayanan-terhadap-pasien-bpjs.html

Notoatmodjo. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta;2003.

Jonassen. HD, Yassi MBK. Structural Knowledge Technique for Representing, Conveying and Acquiring. 2009;4. [diunduh pada 1 Desember 2014] Tersedia dari: https://books.google.co.id/books?id=f2IqE8RuYpwC&printsec=fro ntcover&dq=Structural+Knowledge++Techniques+for+Representin g,+Conveying,+and+Acquiring+...+-+David+H.+Jonassen,+Katherine+Beissner,+Michael+Yacci+-+Google+Buku.html&hl=id&sa=X&ei=qpfPVLiKI5Px8gWt34DICQ &ved=0CBwQ6AEwAA#v=onepage&q&f=false.

Mubarok. Promosi kesehatan sebuah pengantar proses belajar mengajar dalam pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2007

Maulina R. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan. 2012.

Notoadmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010




Flag Counter