Aktivitas Dakwah Komunitas Atap Langit dalam Membina Nilai-Nilai Keislaman Kepada Anak-Anak Tidak Mampu di Sekitar Pondok Hijau Geger Kalong Bandung

Iqra Nagia Rahman, Mahmud Thohier, Komarudin Shaleh

Abstract


Dakwah pada hakikatnya adalah ajaran atau seruan kepada umat manusia untuk menuju kepada kebahagiaan di dunia dan akhirat dengan pedoman Al-Qur’an dan Hadits. Aktivitas dakwah akan berjalan dengan baik apabila semua unsur-unsur dakwah bisa saling berkesinambungan, baik dari subjek dakwah, maupun objek dakwah. Maka sebagai komnutias yang bergerak dalam pembinaan keislaman kepada anak-anak harus pandai-pandai memilih metode yang baik untuk digunakan dal+am penyampaian dakwahnya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui sejarah kominitas Atap Langit 2) program-program dakwah komunitas Atap Langit dalam pembinaan keislaman kepada anak-anak 3) pelaksanaan program aktivitas dakwah dalam pembinaan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak 4) hasil program pembinaan aktivitas dakwah dalam penilaian anak-anak 5) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam aktivitas pembinaan nilai-nilai keislaman kepada anak-anak. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode deskriptif analitik, yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan secara lebih luas. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah 1) komunitas atap langit berdiri atas dasar kepedulian terhadap anak-anak kurang mampu untuk memberikan pembinaan keislaman 2) Program dakwah yang di terapkan yaitu, dakwah bil-lisan adalah membekali adik-adik dengan informasi dan berita (pesan-pesan), dakwah bil hal adalah dakwah melalui perbuatan nyata dimana aktivitas dakwah dilakukan melalui keteladan dan tindakan amal nyata dan dakwah bil qalam adalah dakwah dengan tulisan yaitu penyampaian informasi atau pesan dakwah melalui tulisan 3) pelaksanaan pembinaan keislaman dilakukan setiap hari Minggu pukul 10:00-12:00 WIB di Pondok Hijau dan di sekitarnya 4) antusias yang diberikan anak-anak saat mengikuti kegiatan pembinaan keislaman sangat bagus 5) Lancarnya kegiatan pembinaan keislaman di komunitas Atap Langit itu karena dukungan dari berbagai kelangan antara lain: para pendahulu, masyarakat, dan anak-anak yang mengikuti kegiatan di komunitas Atap Langit, serta adanya niat yang ikhlas dari para pengurus umtuk memajukan dan menyebarkan ajaran Islam yang ditanamkan. Begitupun dengan hambatan-hambatan yang datang dari internal maupun eksternal yaitu: pengurus Atap Langit sering mengalami naik turun semangat dan terkadang anak-anak mudah bosan jika materi yang disampaikan sama seperti yang telah disampaikan sebelumnya.


Keywords


Aktivitas Dakwah, Pembinaan Keislaman, Anak-anak

References


Meghalaya Baylon, keluarga Dalam Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan (Jakarta: Salemba Medika, 1878.

Prof. DR. Moh. Shochib, Pola Asuh Orang Tua Dalam Membantu Anak Mengembangkan Diri (Jakarta: Rineka, 2010), cet ke-2.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1990), cet. Ke-3.

Samuel Soeitoe, Psikologi Pendidikan II, (Jakarta: FEUI, 1982).

Fathul Bahri An-Nabiry, Meniti Jalan Dakwah Bekal Perjuangan Para Da’i, (Jakarta: Amzah, 2008).

Poerwadarminta. 1976. Kamus umum Bahasa Indonesia, Jakartac: Balai Pustaka.

Syukir Asmuni. 1983. Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam, Surabaya : Al-Ikhlas.

Nanih Machendrawati, Agus Ahmad Safei, Pengembangan Masyarakat Islam dari Ideologi, Strategi sampai Tradisi, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2001).




Flag Counter