Peran Dakwah Sekolah dalam Pencegahan Perilaku Cyberbullying di Instagram (di SMP Darul Hikam Bandung)

Siti Nuraisah, Nia Kurniati Syam, Arifin Syatibi

Abstract


Abstract. School Da'wah is one of the most strategic instruments for the youth rescue program, namely by fostering students and directing them to a variety of positive activities. In this research, the author analyzed the cyberbullying behavior of students at Darul Hikam high school in Bandung to find out the role of school da'wah in an effort to prevent cyberbullying behavior. This research is a descriptive qualitative research. Data collection techniques are carried out with 4 methods, that is documentation, questionnaires, interviews, and observations. The results showed that some students had become cyberbullying on Instagram, more than those who had never done cyberbullying behavior on Instagram. The role of school da'wah in the prevention of cyberbullying behavior affects some students. The results of the questionnaire show that some students never cyberbullying at all. The supporting factors school da'wah in the prevention of cyberbullying behavior are the existence of individual consulting services and regulation of restrictions on the use of gadgets. While the inhibiting factors are the teacher and foster guardian have difficulty controlling and directly monitoring student activities on social media.

Keywords: School Da’wah, Cyberbullying, Instagram.


Abstrak. Dakwah sekolah merupakan salah satu instrumen yang sangat strategis untuk program penyelamatan generasi muda, yakni dengan membina para pelajar dan mengarahkannya pada berbagai kegiatan positif. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis perilaku cyberbullying siswa SMP Darul Hikam Bandung untuk mengetahui peran dakwah sekolah dalam upaya pencegahan perilaku cyberbullying di instagram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui 4 metode, yaitu dokumentasi, kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa pernah menjadi pelaku cyberbullying di media sosial instagram, lebih banyak dari pada yang tidak pernah sama sekali melakukan perilaku cyberbullying di media sosial instagram. Peran dakwah sekolah dalam pencegahan perilaku cyberbullying berpengaruh terhadap sebagian siswa. Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa sebagian siswa tidak pernah sama sekali melakukan cyberbullying. Faktor pendukung dakwah sekolah dalam pencegahan perilaku cyberbullying adalah adanya layanan konsultasi individual dan peraturan pembatasan pemakaian gadget. Sedangkan faktor penghambatnya adalah guru dan wali kelas kesulitan mengontrol dan mengawasi secara langsung aktivitas siswa di media sosial.

Kata Kunci: Dakwah Sekolah, Cyberbullying, Instagram.


Keywords


Dakwah Sekolah, Cyberbullying, Instagram.

Full Text:

PDF

References


Aziz, Ali. 2004. Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media

Botutihe, Sukma Nurilawati. 2018. Psikologi Sosial (Pengantar dalam Teori dan Penelitian). Jakarta: Salemba Humanika

Effendi, Rahmat. Dakwah Islam di Era Global dalam Jurnal Dakwah dan Sosial (HIKMAH), No.1, Vol. 6, Tahun 2019

Koesmarwanti dan Nugroho Widiyanto. 2002. Dakwah Sekolah di Era Baru. Solo: Era Intermedia

Kuswana, Wowo Sunaryo. 2014. Biopsikologi: Pembelajaran Perilaku. Bandung: Alfabeta

Nasrullah, Rulli. 2016. Media Sosial (Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi). Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Nugroho, Widiyantoro. 2007. Panduan Dakwah Sekolah: Kerja Besar untuk Perubahan Besar. Bandung: Syaamil

Satalina, Dina. Kecenderungan Perilaku Cyberbullying Ditinjau dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert, Journal Psikologi Terapan, [e-jurnal] 2(2)




Flag Counter