Analisis Konten pada Lirik Lagu Chrisye “(Ketika Tangan dan Kaki Berkata)“

Fahdi Al Maswi, bambang s ma'arif, M Rahmat Effendi

Abstract


Pada era modern ini, dakwah harus disesuaikan dengan keinginan khalayak, dalam hal ini disebut dengan mad’u. Metode dakwah yang beragam, mampu menyampaikan pesan dari dakwah dengan mudah dan dapat diterima oleh mad’u, salah satu metode dakwah yang dirasa mampu menyampaikan pesan-pesan dakwah Islam adalah melalui musik (lagu) religi. Dalam hal ini, lagu merupakan sebuah media untuk menyampaikan sesuatu. Apapun yang disampaikan tentu saja memiliki sebuah nilai. Suatu hal yang cukup menarik untuk dikaji dalam hal ini adalah lagu religi Chrisye yang memiliki pesan-pesan dakwah. Dimana sebuah lagu yang bernuansa  pop dan rock yang menggunakan gaya bahasa yang cukup mudah untuk dipahami oleh semua kalangan. Hal itulah yang menarik perhatian penulis untuk mengadakan penelitian Analisis Isi  Pada Lirik Lagu Chrisye “(Ketika Tangan dan Kaki Berkata)”.


Keywords


Lirik Lagu, Media Ekspresi, Metode Semiotik Roman Jacobson

References


Lagu merupakan suatu ungkapan dalam proses mewujudkan keinginan manusia dalam berekspresi, yang dapat menggunakan media yang diinginkan antara lain dengan menggunakan media ekspresi bunyi dan suara atau vokal. Dalam lirik-lirik lagu ketika tangan dan kaki berkata ada sebuah ungkapan atau pesan-pesan yang terkandung didalamnya. Suatu bentuk karya seni yang berhubungan dengan unsur bunyi, suara dan vokal, dinamakan seni musik, musik adalah bunyi yang dihasilkan oleh suatu alat atau benda yang mempunyai suara bila alat atau benda tersebut dipukul, dipetik, digesek, ditiup, dipijit, dan lainnya. Adapun bunyi atau suara yang dihasilkan tersebut mempunyai irama atau nada tertentu, bahkan mungkin tidak mempunyai irama atau nada, namun hanya menghasilkan suara tertentu yang bila dipadukan dengan suatu bentuk karya seni yang lain akan mempunya kekuatan suara yang mempunyai ciri khas tersendiri. Karena keutuhan manusia sebagai pribadi dapat dimungkinkan melalui pamahaman, penghayatan dan peresapan nilai-nilai yang terkandung didalam suatu karya seni rupa yang salah satunya seni musik. Dalam musik memang ditemukan berbagai konsep yang berhubungan dengan cinta kasih, pengorbanan, kesyahduan, penderitaan, demikian terkenalnya karena mengungkapkan semangat pantang menyerah untuk melawan sang nasib. Maka dengan itu cara pandang sebagian masyarakat tidak sempit dan tidak hanya mentrasfer kata-kata al-Qur’an kedalam karya seni lukis, seni budaya, dan seni musik tetapi dari kesemua itu banyak nilai-nilai dakwah yang dapat diberikan, seni musik merupakan salah satu media transpormasi nilai-nilai ajaran Islam. Metode analisis yang dipergunakan adalah metode Semiotik Roman Jacobson.




Flag Counter