Analisis Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard

Rismaya Fitri Utami, Rini Lestari, Yuni Rosdiana

Abstract


Abstract.The current condition of competition that continues to increase makes the company faced with determining the strategy in managing its business. The incident prompted PT INTI to improve company performance. Services that are less than optimal can occur because of the lack of coordination between management and employees. This is due to a lack of understanding of Total Quality Management (TQM) on how to improve company performance at each level of operation. The study aims to determine TQM and company performance using the Balanced Scorecard method, and to know the application of TQM in improving company performance by using the Balanced Scorecard method at INTI City of Bandung. This study shows that TQM at PT INTI Kota Bandung has good criteria, but there are still employees who do not get clear and accurate information in giving reports. The company's performance using the balanced scorecard method at INTI City of Bandung is included in the criteria of good, but there are still employees who do not get education and training to increase their knowledge in work. The application of TQM can improve company performance by using the balanced scorecard method, because TQM is able to produce performance in accordance with the expectations set by the company such as getting a new customer increase in customer quality, management rewards employees, also employees always handle customer complaints properly, and the company provides adequate facilities and provides employee training and education.

Keywords: Total Quality Management (TQM), Company Performance, Balanced Scorecard.

Abstrak.Kondisi persaingan pada masa sekarang ini yang terus meningkat membuat perusahaan dihadapkan pada penentuan strategi dalam pengelolaan usahanya. Kejadian tersebut mendorong PT INTI untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Pelayanan yang kurang optimal dapat terjadi karena tidak maksimalnya koordinasi manajemen dengan karyawan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman Total Quality Management (TQM) mengenai cara meningkatkan kinerja perusahaan pada setiap level operasi. Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui TQM dan kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard, serta mengetahui penerapan TQM dalam meningkatkan kinerja perusahaan dengan menggunakan metode Balanced Scorecard pada PT INTI Kota Bandung. Penelitian ini menunjukkan bahwa TQM pada PT INTI Kota Bandung memiliki kriteria baik, namun masih terdapat karyawan yang tidak mendapatkan informasi yang jelas dan akurat dalam memberikan laporan. Kinerja perusahaan dengan menggunakan metode balanced scorecard pada PT INTI Kota Bandung termasuk dalam kriteria baik, namun masih terdapat karyawan yang tidak mendapatkan pendidikan dan pelatihan untuk menambah pengetahuan dalam bekerja. Penerapan TQM dapat meningkatkan kinerja perusahaan dengan menggunakan metode balanced scorecard, karena TQM mampu menghasilkan kinerja sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan pada perusahaan seperti mendapatkan peningkatan pelanggan baru pada kualitas pelanggan, manajemen memberikan penghargaan kepada karyawan, juga karyawan selalu menangani komplain pelanggan dengan baik, dan perusahaan menyediakan fasilitas yang memadai serta memberikan pelatihan dan pendidikan karyawan.

Kata Kunci : Total Quality Managemen (TQM),Kinerja Perusahaan, Balanced Scorecard


Keywords


Total Quality Managemen (TQM),Kinerja Perusahaan, Balanced Scorecard

Full Text:

PDF

References


Abrar Oemar.P2004. Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Organisasi Sektor Publik. Jurnal Universitas Pangandaran.

Anwar Sutoyo. 2009. Pemahaman Individu, Observasi, Checklist, Interviu, Kuesioner dan Sosiometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fitriani,Desi. Lestari,Rini. Fitria,Epi. 2015. Studi Tentang Penerapan Total Quality Management (TQM) Dalam Kaitannya dengan Laba Perusahaan pada PT. Pindad (Persero) Bandung. Jurnal ISSN 2460-6561. Vol. 1. No.2

Gaspersz. 2005. Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi Balanced Scorecard Dengan Six Sigma

Hasibuan, M. 2003. Organisasi dan Motivasi Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta: Bumi Aksara.

J. Supranto, 2000, Statistik (Teori dan Aplikasi), Edisi Keenam, Jakarta, Erlangga

Mizuno. (1994). QFD The Costumer-Driven Approach to Quality Planning and Development. Asian Productivity Organization Jepang.

Mulyadi. 2007. Sistem Perencanaan Dan Pengendalian Manajemen Edisi 3. Jakarta: Salemba Empat.

Musran. 2013. The EffectWof TQM Practices on Corporate Performance and CompetitiveTAdvantage as Mediating Variable: Study at Manufacturing Companies in Makassar, South Sulawesi Province. Jurnal internasionalWVolume 12 Number 2 2013

P, Joko Subagyo. 2011. Metodologi Penelitian Dalam Teori Dan Praktek. Jakarta : Aneka Cipta.

Reader, Barry and Heizer, Jay. 2000. Production and Operations Management. Alih Bahasa Kresnohadi Ariyoto, Prinsip-Prinsip Manajemen Operasi, Edisi Pertama, Jakarta: Salemba Empat.

Samryn, L.M. 2012. Akuntasi Manajemen: Informasi Biaya untuk Mengendalikan Aktivitas Operasi dan Informasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Soekartawi.1987. Manajemen Mutu Terpadu dan Penerapannya, Selemba Empat.

Sri Mulyani, 2009, Ekonomi, Jakarta : Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Sukarno. 2002. Sistem Pengendalian Manajemen, Jakarta: Gramedia

Supriyono. 2006. Akuntansi Manajemen I, Yogyakarta, BPFE Yogyakarta

Suciningtyas, Ayu.A. Rosdiana, Yuni. Lestari, Rini. 2018. Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance dan Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Perusahaan. Jurnal ISSN: 2460-6561. Vol. 2, No. 2

Veithzal, Rivai, 2008, Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Bandung: Pt. Remaja Rosda Karya

Wibowo. 2011. Manajemen Kinerja. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

www.bisnis.com




Flag Counter