Strategi Pengembangan Kampung Wisata Berbasis Budaya Sunda

Zitni Alma, Saraswati Saraswati

Abstract


Abstract. Cibodas Village, Jonggol District, Bogor Regency has the potential to be developed as a tourism village because there are good natural and cultural resources that attract tourists to visit. Natural resources are Ciwadon Cave and natural beauty that is still very beautiful besides that Cibodas Village has local cultural wisdom such as the existence of Tepung Tahun Desa, Sedekah Bumi and still preserving Sundanese culture such as the Dondang parade and performing the art of musical instruments made of Lesung. However, there is a problem in developing a tourist village, namely between the potential for natural resources and human resources, which is not optimal in utilizing it as tourism potential in this area. Therefore, this research was held to find out how the strategy or direction for the development of a tourist village based on Sundanese culture. This study uses descriptive qualitative analysis methods, supply demand analysis and SWOT analysis in analyzing the findings obtained during the primary and secondary surveys. The results of this research can be used as input for the development and management of tourist areas in Cibodas Village, namely a strategy for developing a tourism village based on Sundanese culture that comes from potential problems and issues in Cibodas Village.

Keywords: Cibodas Village, Tourism Village, Strategy, Culture Tourism.

Abstrak.  Desa Cibodas, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor memiliki potensi untuk dikembangkan kampung wisata karena terdapat sumber daya baik yang berasal dari alam serta budaya yang menarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Sumber daya alam terdapat Goa Ciwadon serta keindahan alam yang masih sangat asri selain itu Desa Cibodas memiliki kearifan budaya lokal seperti adanya Tepung Tahun Desa, Sedekah Bumi dan masih melestarikan kebudayaan sunda seperti adanya pawai dondang serta menampilkan kesenian alat musik yang terbuat dari lesung. Namun terdapat permasalahan dalam mengembangkan desa wisata yaitu antara potensi sumber daya alam dengan sumber daya manusia adalah belum optimal dalam memanfaatkannya sebagai potensi wisata di kawasan ini. Maka dari itu diadakannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi atau arahan untuk pengembangan kampung wisata berbasis budaya sunda. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, analisis supply demand dan analisis SWOT dalam menganalisis hasil-hasil temuan yang didapat pada saat survey primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan untuk pengembangan dan pengelolaan kawasan wisata di Desa Cibodas yaitu sebuah strategi pengembangan kampung wisata berbasis budaya sunda yang berasal dari potensi masalah serta isu yang ada di Desa Cibodas.

Kata Kunci: Desa Cibodas, Kampung Wisata, Strategi, Wisata Budaya.


Keywords


Cibodas Village, Tourism Village, Strategy, Culture Tourism

Full Text:

PDF

References


Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. (2015). Kajian Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas Indonesia.

Nurlaela, N. (2018). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Tammangalle Polewali Mandar. Plano Madani: Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Volume 7, Nomor 2. Hal 132-141.

Rangkuti, F. (2009). Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis SWOT. Jakarta: PT. Gramedia

Suwena, I.K & Widyatmaja, I.G.N.(2017). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Denpasar: Pustaka Larasan.

Shafira, L.N.(2020). Identifikasi Pengembangan Atribut Pariwisata di Desa Wisata Lebakmuncang, Kabupaten Bandung. Tugas Akhir. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Bandung

Nazarudin Fahri, Djoeffan Sri Hidayati (2021). Peremajaan Kawasan Pasar Kiaracondong Berkonsep Pasar Sehat . Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota. 1(1). 15-22




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v0i0.29327

Flag Counter