Preservasi Kawasan Bersejarah sebagai Objek Wisata di Distrik Sota Kabupaten Merauke

Desser Try Handoyo Pamungkas, Saraswati Saraswati

Abstract


Abstract : Regional preservation is an effort to preserve cultural areas because every city or region has a cultural heritage area that needs to be preserved. Preservation efforts are made because of the incoming modernization threat. The location of the case study in this study is a historical area as a tourist attraction in Sota District, Merauke Regency, namely the White Monument, Meridian Monument, Merauke 0 km Monument, Blue Rawa, Internion Concentration Camp, and Musamus. The research is focused on what types of preservation activities need to be carried out in historical areas and strategies for developing historic areas at the research location. The analytical method used is area potential analysis and SWOT analysis. The results of the above analysis can be seen that the research location has socio-cultural, socio-cultural, and physical aspects of the environment. The regional development strategy includes cooperation with local agencies, improving regional infrastructure to support tourist activities and activities, developing regional cultural and artistic potential involving local residents accompanied by socialization of efforts to maintain historic areas as a form of regional preservation.

Keywords: Preservation, Historic Areas, Tourist Attractions

Abstrak : Preservasi kawasan merupakan upaya pelestarian kawasan budaya karena setiap kota ataupun daerah memiliki kawasan cagar budaya yang perlu dilestarikan. Upaya preservasi dilakukan karena adanya ancaman modernisasi yang masuk. Lokasi studi kasus dalam penelitian ini adalah kawasan bersejarah sebagai objek wisata di Distrik Sota Kabupaten Merauke yaitu Tugu Putih, Monumen Meridian, Tugu 0 km Merauke, Rawa biru, Kamp Konsentrasi Interniran, dan Musamus. Penelitian difokuskan pada jenis kegiatan preservasi apa yang perlu dilakukan pada kawasan bersejarah dan strategi pengembangan kawasan bersejarah pada lokasi penelitian. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis potensi kawasan dan analisis SWOT. Hasil analisis diatas dapat diketahui bahwa lokasi penelitian memiliki potensi sosio-kultural, sosio-budaya, dan segi fisik lingkungan. Strategi pengembangan kawasan meliputi kerjasama dengan instansi setempat, Peningkatan infastruktur kawasan untuk mendukung kegiatan dan aktivitas wisatawan, mengembangkan potensi budaya dan kesenian daerah yang melibatkan penduduk setempat disertai dengan sosialisasi mengenai upaya-upaya terhadap pemeliharan kawasan bersejarah sebagai bentuk preservasi kawasan.

Kata Kunci : Preservasi, Kawasan Bersejarah, Objek Wisata


Keywords


Preservasi, Kawasan Bersejarah, Objek Wisata

Full Text:

PDF

References


Agustan Latif, 2015. Studi Enclave Wilayah Perbatasan RI-PNG Berdasarkan Zona Taman Nasional Wasur (Studi Kasus Wilayah Sota, Kabupaten Merauke). Universitas Musamus

Agustina, I.H dan Hilwati H 2019. Explorations of Social values in Magersari Settlement in Indonesia, ISVS e-journal, Vol. 6 no 1.

http://isvshome.com/pdf/ISVS 6-1/ISVSej-6.1.1-InaHelenaAgustina.pdf

Agustina, I.H, Astri M.E, Irlan fardhani, dan Hilwati H 2020. Local Wisdom in the Spatial System of the Palace, Indonesia. IOP Conference Series Meterials Science and Engineering.

http://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899x/830/2/022077/meta

Agustina, I.H 2021. GIS Approach to Spasial Analysis of Heritage Settlement: Case Study of Magersari Kasepuluh Palace, Indonesia. Journal of Engineering Science and Teknology Vol 16, No 2 (2021) 1614-1629 School of Engineering, Taylor’s University.

http://jestec.taylors.edu.my/Vol%2016%20issue%202%20April%202021/16_2_51.pdf

Annisa Kurnia Widianti, 2017. Preservasi Rumah Adat Desa Sade Rembitan Lombok Sebagai Upaya Konservasi. Universitas Sebelas Maret

Anwar Sanusi, 2017. Pengantar Ilmu-ilmu Sejarah. Universitas Sunan Gunung Djati Bandung

Aprodita Emma Yetti, 2018. Preservasi Kawasan Perdagangan Kotagede Yogyakarta dengan Pendekatan Adaptive Reuse. Universitas Aisyiyah Yogyakrta

Basyirah Mustarin, 2017. Aspek Hukum dalam Pemeliharan Situs Cagar Budaya di Kabupaten Merauke. Universitas Musamus

Bouzid Boudiaf, 2019. Tourism and the Heritage Conservation of the Historical areas. Ajman University U.A.E

Cristoper Sihombing, 2018 Konservasi dan Preservasi Bahan Pustaka Pada Perpustakaan Sintong Bingei Pematangsiantar. Universitas Sumatera Utara

Ditha Prasanti, Kismayanti Karimah, 2015. Preservasi Kearifan Lokal dalam Komunikasi Terapeutik bagi Keluarga Perkotaan. Universitas Padjadjaan Bandung

Ditha Prasanti, I Nyoman Sedana, 2013. Preservasi Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Mengenai Preservasi, Preventif, dan Kuratif Manuskrip Lontar Sebagai Warisan Budaya di Kabupaten Klungkung Bali). Universitas Pendidikan Nasional Denpasar & Universitas Padjadjaran

Eko Jumantoro, 2018. Startegi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kawasan Pecinan di Kota Tangerang. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Endang Fatmawati, 2018. Preservasi, Konservasi, dan Restorasi Bahan Perpustakaan. Universitas Diponogoro

Rangkuti Freddy, 2002. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta

Ghifar Abizar Aria , Safitri Ira, Fardani Irland. (2021). Pemantauan Progres Pemanfaatan Ruang Kawasan Prioritas RDTR Perkotaan Singaparna Menggunakan UAV . Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota. 1(1). 1-6




DOI: http://dx.doi.org/10.29313/pwk.v0i0.29236

Flag Counter