Identifikasi Perubahan Pertumbuhan Desa Wisata Lebakmuncang

Meita Nur Anisa, Weishaguna Weishaguna

Abstract


Abstract. The problem behind the existence of this research is the existence of a problem, there has been no change in the growth of the Lebakmuncang tourism village. This change in growth in the Lebakmuncang Village is seen from 3 aspects of village growth, namely physical, social and economic. Problems that arise in the tourism village, namely tourism that is less publicized, have not seen direct interaction in utilizing tourism and, sanitation governance issues that are not well maintained. Beautiful panoarma treats are not well publicized, where the tourism image that is less prominent in Lebakmuncang, this adds to the problem indication that there has not been a change in the conditions of village growth. In addition, the existence of tourist support facilities that are not well managed. Community participation is not progressive, local populations are not yet open, community income is relatively low, livelihoods are only based on the agriculture and plantation sector, and expenditure is not balanced with income. damage to asphalt roads as access to 5.00 km of nature education and there is no public street lighting available. The formulation of the problem in this study is whether there is a change in village growth in terms of 3 aspects namely the physical village, social village and village economy. The analysis method used is an independent method until the T test using SPSS software whose data is obtained from the results of a questionnaire to tourists and local communities and the use of the standard HadiWijoyo tourism village to see the extent of changes in the growth of the village of Lebakmuncang. The population in this study were the people and tourists visiting Lebakmuncang Village, with the criteria of the original inhabitants with a length of stay from before 2011. This method was carried out by asking questionnaires to 100 respondents. This research was conducted in order to identify changes in village growth in terms of 3 aspects of village growth, namely physical growth, social growth and economic growth.

Keywords: Natural Tourism, Educational Tourism, Economic, Social and Physical Growth.

Abstrak.Permasalahan di balik keberadaan penelitian ini adalah adanya masalah, belum ada perubahan pertumbuhan desa wisata Lebakmuncang. Perubahan pertumbuhan Desa Lebakmuncang ini dilihat dari 3 aspek pertumbuhan desa, yaitu fisik, sosial dan ekonomi. Permasalahan yang muncul dalam desa wisata, yaitu wisata yang kurang dipublikasikan, Belum terlihat interaksi langsung dalam memanfaatkan wisata serta, masalah tata kelola sanitasi yang  tidak terpelihara dengan baik. Suguhan panoarma yang indah tidak Terpublikasikan dengan baik, dimana Citra pariwisata yang kurang menonjol di Lebakmuncang, ini menambah indikasi masalah bahwa belum ada perubahan kondisi pertumbuhan desa. Selain itu, keberadaan fasilitas pendukung wisata yang tidak terkelola dengan baik. Partisipasi masyarakat tidak progresif, penduduk lokal belum terbuka, pendapatan masyarakat relatif rendah, mata pencaharian hanya didasarkan pada sektor pertanian dan perkebunan, dan pengeluaran yang tidak seimbang dengan pendapatan. kerusakan jalan aspal sebagai akses menuju wisata edukasi alam sepanjang 5,00 km dan tidak tersedia satupun penerangan jalan umum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perubahan pertumbuhan desa yang ditinjau dari 3 aspek yaitu fisik desa, sosial desa dan ekonomi desa. Metode analisis yang digunakan adalah metode independent sampe T test dengan menggunakan software SPSS yang data nya didapat dari hasil kuesioner terhadap wisatawan dan masyarakat lokal serta penggunaan standar desa wisata HadiWijoyo untuk melihat sejauh mana perubaha pertumbuhan desa Lebakmuncang. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Desa Lebakmuncang, dengan kriteria penduduk Asli dengan lama tinggal dari sebelum tahun 2011. Metode ini dilakukan dengan menanyakan kuesioner kepada 100 responden. Penelitian ini dilakukan agar teridentifikasinya perubahan pertumbuhan desa yang ditinjau dari 3 aspek pertumbuhan desa yaitu pertumbuhan fisik, pertumbuhan sosial dan pertumbuhan ekonomi.

Kata Kunci: Wisata Alam, Wisata Edukasi, Pertumbuhan Ekonomi, Sosial dan Fisik.


Keywords


Wisata Alam, Wisata Edukasi, Pertumbuhan Ekonomi, Sosial dan Fisik.

Full Text:

PDF

References


Adisasmita, Rahardjo. Pembangunan perdesaan dan perkotaan. Yogyakarta, 2006.

Dornbusch, Rudiger dan Fischer, Stanley. 1997. Makroekonomi Edisi Keempat.Erlangga : Jakarta.

Dumairy. 1997. Perekonomian Indonesia, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Hadiwijoyo, Surya Sakti. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan BerbasisMasyarakat(Sebuah Pendekatan Konsep). Yogyakarta : Graha Ilmu

Marpaung, H. 2002. Pengetahuan Kepariwisataan Edisi Revisi. Bandung : Alfa Beta.

Yoeti, Oka A. 1997. Perencanaan dan Perkembangan pariwisata, PT. Pradnya Paramita: Jakarta

Spillane, James J, Pariwisata Indonesia; Siasat Ekonomi dan Kebudayaan, Kanisius.

Syaodih, Ernady. 2015. Manajemen Pembangunan kabupaten dan kota. Bandung Refika Aditama.

Pizam, A. and Milman, A. (1986). The Social impacts of Tourism. Tourism Recreation Research 11 (1); hal 29 – 32.

Prasiasa, D. 2011. Wacana Kontemporer Pariwisata. Salemba Humanika. Jakarta.

Peraturan Perundang-Undangan

(1) Undang-Undang Republik Indoesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang kepariwisataan.

(2) Undang-undang No. 5 tahun 1990 wisata Alam.




Flag Counter