Studi Identifikasi Stakeholder dalam Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Kelayang

Isty Rizky Utami, Yulia Asyiawati

Abstract


Abstract. Stakeholders are individuals, groups of organizations whether male or female who have an interest, involved or influenced (positive or negative) by a development program activity "Hertifah (2003, p. 29). The same thing was stated by Schmeer (1999) which states "Stakeholders in a process are actors persons, groups or organizations with a vested interest in the policy being promoted". Stakeholder identification is carried out to determine the stakeholders involved in managing the Tanjung Kelayang Tourism Special Economic Zone. Stakeholders in question are government agencies, business entities managing Tanjung Kelayang SEZ and as well as those who have interests, are involved or influenced by the activities of developing Tanjung Kelayang SEZ according to stakeholder understanding according to Hertifah (2003) and also identify stakeholders who have interests in the policies promoted according Schmeer (1999). Therefore the purpose of this study is to identify stakeholders who are involved or have a role in the development of the Tanjung Kelayang Special Economic Zone. Using a qualitative approach using stakeholder descriptive analysis. Based on the results of the study, the following conclusions are obtained: 1) Stakeholders whose roles consist of 12 stakeholders consisting of the Belitung Regent, Belitung Regency DPMPTSPP, Belitung Regency Tourism Office, Belitung Regency BAPPEDA, Belitung Regency Public Works and Public Housing Office, Belitung Regency Office, Cooperative Office, UMKM and Belitung Regency Workers, SEKDA Legal Product Section, Tanjung Kelayang SEZ consortium, Tourism Travel Business Actors, Small and Medium Enterprises in Providers By - By, Belitung Typical Restaurant Owners, and Belitung Regency Communities, especially those living in the surrounding SEZ tourism destinations Tanjung Kelayang To increase the role of stakeholders involved in the development of the Tanjung Kelayang SEZ, namely cooperation between the government, the private sector and the community in the form of public - private - partnership - people.

Keywords: Stakeholders, Tanjung Kelayang SEZ, and Identification.

Abstrak. Stakeholder adalah individu, kelompok organisasi baik laki-laki atau perempuan yang memiliki kepentingan, terlibat atau dipengaruhi (positive atau negative) oleh suatu kegiatan program pembangunan” Hertifah (2003, h.29). Hal serupa juga dikemukakan oleh Schmeer (1999) yang menyebutkan “Stakeholders in a process are actors persons, groups or organizations with a vested interest in the policy being promoted”. Identifikasi stakeholder dilakukan untuk mengetahui stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Kelayang. Stakeholder yang dimaksud adalah instansi pemerintahan, badan usaha pengelola KEK Tanjung Kelayang dan serta masyarakat yang memiliki kepentingan, terlibat atau dipengaruhi oleh kegiatan pengembangan KEK Tanjung Kelayang sesuai pengertian stakeholder menurut Hertifah (2003) dan juga mengindetifikasi stakeholder yang memiliki kepentingan dalam kebijakan yang di promosikan menurut Schmeer (1999). Maka dari itu tujuan kajian ini adalah mengidentifikasi stakeholder yang terlibat atau berperan dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang. Menggunakan metode pendekatan kualitatif menggunakan analisis deskriptif stakeholder. Berdasarkan hasil kajian, didapatkan kesimpulan sebagai berikut : 1) Stakeholder yang berperan terdiri dari 12 stakeholder terdiri dari Bupati Belitung, DPMPTSPP Kabupaten Belitung, Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, BAPPEDA Kabupaten Belitung, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupten Belitung, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, SEKDA Bagian Produk Hukum, konsorsium pengelola KEK Tanjung Kelayang, Pelaku Usaha Wisata Perjalanan Travel, Pelaku Usaha Kecil Menengah dalam Penyedia Oleh – Oleh , Pemilik Rumah Makan Khas Belitung, dan Masyarakat Kabupaten Belitung khususnya yang tinggal di sekitaran destinasi wisata KEK Tanjung Kelayang Untuk meningkatkan peran stakeholder yang terlibat dalam pengembangan KEK Tanjung Kelayang yaitu  kerjasama antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam bentuk public – private – partnership – people.

Kata Kunci : Stakeholder, KEK Tanjung Kelayang, Identifikasi.


Keywords


Stakeholder, KEK Tanjung Kelayang, Identifikasi.

Full Text:

PDF

References


Abbas R. 2005. Mekanisme perencanaan partisipasi stakeholders Taman Nasional Gunung Rinjani (disertasi). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ana Retnoningsih dan Suharso. 2006. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: CV. Widya Karya.

Biggs, S., & Matsaert, H. 1999. An actor-oriented approach for strengthening research and development capabilities in natural resource systems. Public Administration and Development, 19, 231-262.

Bigs, S., & Matsaert, H. 2004. Strengthening poverty reduction programmes using an actor-oriented approach: examples from natural resources innovation system. Agricultural Research and Extension Network Paper, 134.

Damanik, Janianton dan Weber, Helmut. 2006. Perencanaan Ekowisata dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta : PUSPAR UGM dan Andi.

Dialogue by Design. 2010. A Handbook of Public & Stakeholder Engagement Version 3. London: Dialogue by Design. https://dtascommunityownership.org.uk.

Hafifah SJ Sumarto. 2003. Inovasi, Partisipasi dan Good Governance. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Schmeer, Kammi. 2000. Guidelines for Conducting A Stakeholder Analysis. Bethesda, MD: Partnerships for Health Reform, Abt Associates Inc.

Wahab, Salah. 2003. Manajemen Kepariwisataan. Jakarta : Pradnya Paramitha

Kawasan Ekonomi Khusus. 2016. Peraturan Pemerintah No 6 Tahun 2016 . Dalam web http://kek.go.id. Diakses pada tanggal 23 November 2018

BAPPENAS. 2011. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 50 Tahun 2011. Dalam web https://www.bphn.go.id/. Diakses pada tanggal 19 November 2018

JDIH Belitung. 2015. Peraturan Daerah Kabupaten Belitung No 12 Tahun 2015. Dalam web bappeda.belitungkab.go.id/. diakses pada tanggal 28 November 2018

JDIH Belitung. 2016. Peraturan Bupati Belitung Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Belitung. Dalam web http://jdih.belitungkab.go.id. Diakses pada 11 Mei 2019.




Flag Counter