kajian Daya Dukung Wisata Situ Cipule di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang

Mazaya Falah Partikana, Chusharini Chamid

Abstract


Abstract. Tourism is now the main goal of the community, especially artificial tourism like lake. Cipule’s Lake is one of the few lake located in Karawang regency that is perceived to have potential and high selling value because it is well known among Karawang even National and Asia. Situ Cipule already has various facilities that already exist for the complete tourism activities. In the beginning of construction until now, there cipule become one of the tourist destinations of water in the form of lake / lake in Karawang regency which is often visited by the community compared to other lake tourism especially on holidays. However, considering Cipule’s Lake is often used as a place of water activities / sports on a national scale even asia and will continue to develop, so it will potentially increase the number of visits. Therefore, tourism activities should consider the carrying capacity of tourism in accepting tourists so as not to cause negative impacts for the region. The analytical methods used are calculations based on the modified Muta'ali formula (2015) consisting of Physical Carrying Capacity (PCC), Management Capacity (MC) and Effective Carrying Capacity (ECC). Data collection was done through field observation / survey, literature study. The result of this study is PCC in Cipule’s Lake Area of 54.759 persons per day with MC  value of 35% and ECC of 19.165 people per day. And the number of real visits (JKr) which on average only 91 people per day. In addition, this tourist area has the availability of high dklasifikasi facilities and low class entry prasana and accessibility value of 49.107.250,8 with Medium classification. So with the value of PCC> ECC, the classification of the availability of facilities and the level of accessibility is good enough to show that the carrying capacity of tourism in Situ Cipule is very good and still very able to accommodate tourists with all the activities of tourism and the balance of environmental conditions with tourism activities can remain sustainable.

Keywords: Carrying Capacity,Tourism, Cipule’s Lake.

Abstrak. Wisata kini menjadi tujuan utama masyarakat terutama wisata buatan seperti situ/danau. Situ Cipule ini merupakan salah satu dari beberapa situ/danau yang berada di wilayah Kabupaten Karawang yang dirasa memiliki potensi dan nilai jual yang tinggi karena sudah cukup dikenal dikalangan masyarakat Karawang bahkan Nasional dan Asia. Situ Cipule ini sudah memiliki berbagai fasilitas yang secara eksisting sudah lengkap untuk kegiatan wisata. Dalam awal pembangunannya hingga saat ini, situ cipule menjadi salah satu destinasi wisata air berupa situ/danau di Kabupaten Karawang yang seringkali dikunjungi oleh masyarakat dibandingkan wisata danau lainnya terutama pada hari libur. Namun, mengingat Situ Cipule seringkali dijadikan tempat kegiatan/olahraga air di skala nasional bahkan asia dan akan terus mengalami perkembangan, sehingga akan berpotensi peningkatan jumlah kunjungan. Oleh karena itu kegiatan wisata harus memperhatikan daya dukung wisata dalam menerima wisatawan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kawasan tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah perhitungan berdasarkan rumus Muta’ali (2015) yang termodifikasi terdiri dari Daya Dukung Fisik (PCC), Kapasitas Manajemen (MC) dan Daya Dukung Efektif (ECC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi/survei lapangan, studi literatur. Hasil dari kajian ini adalah Nilai PCC  di Kawasan Objek Wisata Situ Cipule sebesar 54.759 orang per hari dengan nilai MC sebesar 35% dan nilai ECC sebesar 19.165 orang per hari. Serta jumlah kunjungan riil (JKr) yang rata-rata hanya 91 orang per hari. Selain itu kawasan objek wisata ini memiliki ketersediaan sarana dklasifikasi tinggi dan prasana masuk klasifikasi rendah serta nilai aksesibilitas sebesar 49.107.250,8 dengan klasifikasi Sedang. Dari hasil kajian menunjukan bahwa daya dukung wisata di Situ Cipule saat ini sangat baik dan masih sangat mampu menampung wisatawan dengan segala aktivitas wisata yang dilakukannya serta keseimbangan kondisi lingkungan dengan aktivitas wisata dapat tetap berkelanjutan.

Kata Kunci: Daya Dukung, Wisata, Situ Cipule


Keywords


Daya Dukung, Wisata, Situ Cipule

Full Text:

PDF

References


A. Yoeti, Oka. 1997. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. PT Pradnya

Paramita. Jakarta

Fandeli, Chafid. 2002. Perencanaan Kepariwisataan Alam. Fakultas Kehutanan UGM. Yogyakarta.

Fandeli, Chafid dan Muhammad. 2009. Prinsip-prinsip Dasar Mengkonservasi Lanskap. Gadjah Mada University. Yogyakarta

Mukhsin, Dadan.2014. Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Gunung Galunggung. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol.14 No 1. Universitas Islam Bandung

Muta’ali, Lutfi.2015. Teknik Analisis Regional. Badan Penerbit Fakultas Geografi

Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

Notohadiprawiro, T. 1991. Tanah dan lingkungan. Kursus AMDAL .Pusat

Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Yogyakarta.

Peraturan Daerah No 2 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang Tahun 2011-2031

Peraturan Daerah No 3 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Tahun 2016-2026.

Sayan, M. S. and M. Atik. 2011. Recreation carrying capacity estimates for protected areas: a study of Termessos National Park (Turkey). Jurnal Ekoloji Vol. 20 (78): 66-74

Siswantoro, Hariadi. 2012. Kajian daya Dukung Lingkungan wisata Alam Taman

Wisata Alam Grojogan Sewu Kabupaten Karanganyar. Tesis Universitas Dipernogoro. Semarang

Soekadijo. 2000. Anatomi Pariwista. Jakarta : Gramedia

Siswantoro, Hariadi. 2012. Kajian daya Dukung Lingkungan wisata Alam Taman

Wisata Alam Grojogan Sewu Kabupaten Karanganyar. Tesis Universitas Dipernogoro. Semarang

Zulkarnain Umar, Muhammad.2013. Analisis Daya Dukung Kawasan Wisata

Pantai Sebanjar Kabupaten Alor Dalam Mendukung Pariwisata Yang Berkelanjutan. Volume 13 No 2. Universitas Islam Bandung. Bandung




Flag Counter